7 Aturan Ekstrem di Singapura, Sanksinya Bikin Geleng Kepala!

Peraturan-peraturan tersebut terdengar cukup unik bahkan beberapa di antaranya sangat tak lazim bagi wisatawan Indonesia.

Puri Yuanita
| 14 Maret 2017 14:41

Dream - Banyak wisatawan mancanegara memilih Singapura sebagai destinasi wisata, termasuk wisawatan asal Indonesia. Selain karena jaraknya yang cukup dekat, Singapura merupakan negara yang terkenal dengan berbagai tempat hiburan yang mengasyikkan, mulai dari Universal Studio, Marina Bay Sands, Garden By the Bay dan masih banyak lagi.

Singapura juga terkenal dengan daya tarik wisata kulinernya. Berbagai tempat dengan menu makan lezat dapat dengan mudah Sahabat Dream Travel temukan di sini.

Namun, satu hal yang perlu diketahui, sebagai negara maju, Singapura memiliki banyak peraturan yang harus ditaati oleh penduduk dan semua wisatawan yang datang ke negara ini. Dan terkadang, peraturan-peraturan tersebut terdengar cukup unik bahkan beberapa di antaranya sangat tak lazim bagi wisatawan Indonesia.

Seperti beberapa larangan berikut ini. Yuk simak langsung ulasannya.

1. Mengunyah Permen Karet

Mengunyah permen yang satu ini mungkin sudah menjadi kebiasaan sehari-hari bagi sebagian orang. Di Singapura, mengunyah permen karet merupakan sebuah larangan yang memiliki hukum undang-undang resmi. Tak hanya bagi yang mengunyah, siapapun yang menjual permen karet juga akan dikenakan sanksi.

Hukuman tersebut tidak bisa dibilang ringan, jika seseorang ketahuan mengunyah permen karet, akan dikenakan denda sebesar SGD 100 atau setara dengan Rp 1.000.000. Bagi yang tidak mampu membayar, pemerintah akan segera memasukannya ke dalam penjara selama 2 tahun.

Tujuan dari peraturan ini, untuk menjaga kebersihan negara dari bekas permen karet yang sering menempel dimana-mana.

2. Dilarang Mencuri Wi-Fi

Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern ini, banyak akses wi-fi yang dengan sangat mudah didapat sekalipun lewat 'mencuri' dengan cara membobol password wifi tersebut. Di Indonesia, mungkin kegiatan mencuri wifi ini merupakah hal biasa. Namun, jangan pernah mencoba melakukan hal ini di Singapura.

Bila seseorang ketahuan melakukan hal semacam ini di Singapura, pemerintah akan langsung bertindak tegas sesuai dengan undang-undang yang telah dibuat. Orang tersebut akan dikenakan denda sebesar $ 1.000 atau setara juga dengan Rp 10.000.000.

3. Lupa Menyiram Toilet

Lupa menyiram toilet mungkin sudah menjadi kebiasaan buruk bagi sebagian orang di Indonesia. Bukan masalah besar jika perilaku tersebut di lakukan di Indonesia, tapi di Singapura? Jangan harap kamu bisa terhindar dari denda.

Singapura yang terkenal dengan kebersihannya, akan memberikan sanksi sebesar $ 150 atau yang setara juga dengan Rp 1.400.000 kepada siapapun yang lupa menyiram toiletnya di tempat umum.

Mau tahu larangan unik lainnya di Singapura, yuk lihat di sini.   

(Laporan: Awalendi EP)

Topik Terkait :

Ketika Ario Bayu Nggak Ganteng Lagi

Jangan Lewatkan