Kisah Mengejutkan di Balik Marmer Merah Masjid Sulaimaniah

Selain sejarah pembangunannya yang menarik, Masjid Sulaimaniah ternyata juga menyimpan sebuah kisah unik.

Puri Yuanita
| 27 Januari 2017 18:25

Dream - Selain Masjid Sultan Ahmed atau yang lebih dikenal dengan sebutan Blue Mosque, masjid lainnya yang cukup populer di Turki adalah Masjid Raya Sulaimaniah. Masjid ini merupakan salah satu masjid terbesar dan tertua di Kota Istanbul, Turki.

Masjid Sulaimaniah merupakan peninggalan bersejarah dari masa kejayaan Dinasti Turki Ottoman. Letaknya tepat berada di atas bukit di belakang Universitas Istanbul. Kalau kamu lagi berkunjung ke Istanbul, masjid ini harus banget dikunjungi, Sahabat Dream Travel.

Masjid Raya Sulaimaniah dibangun tahun 1550 dan selesai pada 1558 atas perintah Sultan Sulaiman. Raja Sulaiman membangun masjid ini untuk menyaingi kemegahan Hagia Sophia, gereja basilica yang dibangun oleh kekaisaran Romawi Timur.

Perlu kamu tahu, biaya yang dihabiskan untuk membangun Masjid Sulaimaniah pada masa itu adalah 21 juta Lira atau sekitar Rp199,4 miliar.

Selain sejarah pembangunannya yang menarik, Masjid Sulaimaniah ternyata juga menyimpan sebuah kisah unik. Kala itu Sultan Sulaiman mendapatkan hadiah berupa batu marmer merah dari seorang Raja Romawi.

Raja Romawi itu meminta kepada Sultan Sulaiman untuk meletakkan batu tersebut di mihrab masjid. Sang Sultan begitu senang, tapi kemudian curiga kenapa batu tersebut harus diletakkan di mihrab.

Akhirnya Sultan Sulaimaniah memanggil para ahli geologi dan bebatuan untuk menyelidiki batu tersebut. Tak disangka, ternyata di dalam batu marmer merah itu terdapat simbol-simbol salib.

Sang Sultan pun marah besar dan memerintahkan agar batu itu diletakkan di lantai dekat pintu gerbang. Nah, menariknya, batu marmer merah ini masih ada sampai sekarang lho.

Kalau kamu memasuki gerbang bagian depan Masjid Sulaimaniah, batu marmer merah ini akan terlihat mencolok di antara batu marmer lain yang seluruhnya berwarna putih.

Mau tahu hal menarik lainnya dari Masjid Sulaimaniah, Turki? Yuk caritahu di sini.    

Topik Terkait :

Terima Kritik Pedas, Nada Zaqiyyah: Ternyata Adik Kelas Aku Sendiri

Jangan Lewatkan