Museum Anti Mainstream Koleksi Rambut Wanita

Seluruh permukaan lorong mulai dari atap hingga dinding dipenuhi dengan untaian rambut yang menjuntai ke bawah dengan corak warna yang berbeda-beda.

Ratih Wulan
| 20 Februari 2016 13:20

Dream - Museum pada umumnya menyimpan barang-barang yang unik dan bersejarah. Tapi museum Avanos di Cappadocia, Turki menampilkan koleksi yang berbeda. Museum ini penuh dengan helaian-helaian rambut manusia.

Bangunan yang berbentuk lorong ini adalah toko gerabah paling terkenal di Turki. Toko milik Chez Galip ini tak sekadar menjual cinderamata, namun di bawahnya terdapat ruangan yang lebih menyerupai gua yang dipenuhi rambut-rambut panjang.

Dari keterangan beberapa sumber diketahui bahwa rambut-rambut tersebut berasal dari para wanita yang pernah berkunjung ke tokonya.

Seluruh permukaan lorong mulai dari atap hingga dinding dipenuhi dengan untaian rambut yang menjuntai ke bawah dengan corak warna yang berbeda-beda.

Tempat inilah yang kemudian ditetapkan menjadi museum rambut. Hingga saat ini telah terkumpul lebih dari 16.000 untai rambut dari orang-orang yang berbeda.

Untaian rambut disusun sedemikian rupa, bahkan ada yang diletakkan di sebuah pigura membentuk pola-pola tertentu. Setiap rambut yang berada di tempat ini diberi keterangan nama pemilik beserta nomor teleponnya.

Setiap enam bulan sekali, pemilik toko akan mengajak pelanggan pertama yang datang ke tokonya untuk berkeliling museum serta diminta untuk memilih 10 rambut secara acak. Pemilik rambut yang beruntung akan menerima kejutan menarik.

Penasaran hadiah apa yang diberikan kepada si pemilik rambut?

Simak cerita lengkapnya di sini.          

Topik Terkait :

Belum Selesai, Pembangunan MRT Fase 2 Baru Dimulai

Jangan Lewatkan