Tips Mendaki Gunung Bagi Para Pemula

Febrian, travel blogger yang pernah memandu program 'Jurnal Indonesia Kaya' membagikan beberapa tips bagi para pemula yang ingin mendaki gunung.

Ratih Wulan
| 14 Maret 2016 16:56

Dream - Aksi mendaki gunung kerap mendatangkan bahaya jika tidak dipersiapkan dengan matang. Terlebih untuk para pendaki pemula yang belum menguasai medan dan belum memahami kemampuan fisik mereka untuk mencapai puncak gunung.

Hal serupa diungkapkan oleh Travel Blogger, Febrian. Cowok manis satu ini mengaku paling terkesan ketika bisa mencapai puncak Mahameru. Sepanjang perjalanan ke atas gunung, banyak pemandangan alam yang membuatnya bersyukur terlahir menjadi orang Indonesia.

" Paling favorit pas sampai ke Ranu Kumbolo. Tips pas mendaki ke sana kalau aku nggak terlalu lihat kanan-kiri dan nggak banyak berhenti akan semakin bagus. Kalau capek istirahat sebentar saja," tuturnya saat dijumpai akhir pekan lalu di bilangan Jakarta Selatan.

Blogger yang pernah memandu program 'Jurnal Indonesia Kaya' ini pun tak pelit membagikan tips bagi para pemula yang ingin mendaki gunung. Sehingga dapat dicoba untuk meminimalkan bahaya yang mungkin menghadang di tengah perjalanan.

Pertama, Febrian menyarankan untuk mengecek kondisi gunung yang akan dijelajahi. Alasannya, gunung-gunung di Indonesia biasanya baru akan dibuka untuk jalur pendakian pada pertengahan tahun.

" Awal tahun ditutup untuk pembersihan gunung dan juga pasti musim hujan jadi takut licin dan longsor," imbuhnya.

Selanjutnya, ia juga menegaskan untuk membawa bekal yang lengkap. Seperti misalnya makanan, pakaian hangat berupa sweater dan jogger pants, handuk kecil, celana renang, kacamata hitam, sikat gigi, air bersih dan obat-obatan.

" Jangan sampai ngeremehin, karena pernah nih aku naik gunung ada teman ngajak bareng cuma bawa enam bungkus Indomie. Baru sampai Ranu Kumbolo mereka sudah kedinginan perjalanan masih jauh," terangnya.

Selain itu, Febrian juga menyarankan untuk membuat perhitungan yang baik mengenai lama perjalanan. Sehingga dapat mencapai puncak sesuai target. Termasuk saat ingin menyaksikan matahari terbit pada esok paginya.

" Ke Semeru itu total 17 jam. Di puncak pas jam 6 sampai 10 pagi saja karena setelahnya banyak gas beracun," kata Febrian menutup perbincangan.

Topik Terkait :

Doa Malam Lailatul Qadar

Jangan Lewatkan