10 Bandara dengan Kualitas Terburuk di Dunia

Parahnya, kesepuluh bandara tersebut berasal dari kota-kota besar seperti New York dan Paris.

Puri Yuanita
| 15 Maret 2017 09:19

Dream - Setiap wisatawan pasti ingin merasakan sensasi menaiki pesawat dengan berbagai fasilitas terbaik. Namun bukannya fasilitas terbaik yang diberikan, 10 bandara ini malah mengecewakan sampai-sampai ditinggalkan oleh para penumpangnya.

Situs wisata eDreams pekan ini melakukan evaluasi terhadap sederet maskapai penerbangan berdasarkan 65.000 ulasan yang dituliskan para traveler.

Dari ulasan tersebut kemudian didapatkanlah 10 nama bandara yang dinilai berkualitas terburuk, yang semakin lama semakin ditinggalkan para penumpangnya. Parahnya, kesepuluh bandara tersebut berasal dari kota-kota besar seperti New York dan Paris.

eDreams mengatakan, hasil evaluasi rating bandara terburuk ini dilihat dari kualitasnya secara keseluruhan, aman tidaknya lokasi bandara, fasilitas yang buruk untuk tempat perbelanjaan dan restoran hingga sering membuat para penumpangnya menunggu terlalu lama.

Dan inilah 10 bandara dengan rating kualitas paling kecil berdasarkan penilaian yang dilakukan eDreams dengan patokan nilai terbesar 5:

1. Berlin Schonefeld airport (SXF), Jerman — 3.17/5

2. London Luton airport (LTN), Britania Raya — 3.25/5

3. New York LaGuardia airport (LGA), Amerika Serikat — 3.30/5

4. New York J. F. Kennedy airport (JFK), Amerika Serikat — 3.40/5

5. Brussels South Charleroi airport (CRL), Belgia — 3.40/5

6. Lima J. Chávez International airport (LIM), Peru — 3.40/5

7. Rome Ciampino International airport (CIA), Italia — 3.47/5

8. Berlin Tegel airport (TXL), Jerman— 3.49/5

9. Paris Charles De Gaulle airport (CDG), Prancis— 3.54/5

10. Paris Orly airport (ORY), Prancis — 3.56/5

(Sumber: independent.co.uk/Awalendi EP)  

 

 

 

 

 

 

 

Topik Terkait :

Cooking With Filma - Risoles

Rekomendasi Pilihan

Jangan Lewatkan

Siap-siap! 'Singapura, Seru Bareng' Bakal Hadir Lagi Tahun Ini
NEWS 14 Maret 2017 17:41

Indonesia menduduki peringkat teratas sebagai pasar utama sumber wisatawan ke Singapura pada tahun 2016.