4 Jembatan Kaca di China Bikin Jantung Mau Copot!

Rasanya seperti melayang di atas udara. Berani coba?

Dwifantya
| 26 April 2018 16:30

Dream - Sebagai negara dengan populasi terbesar di dunia dan ekonomi terbesar kedua di dunia, China menemukan cara-cara baru yang semakin menegangkan untuk menarik para wisatawan. Wisatawan mancanegara, termasuk Amerika Serikat, tak segan untuk terbang ke Negeri Tirai Bambu demi mencoba atraksi mengerikan ini.

Berikut adalah beberapa atraksi paling menakutkan yang ditawarkan China untuk menghibur para turis, seperti dikutip dari CNN Travel, Kamis 26 April 2018.

Berjalan di lantai kaca Tianmen Mountain, Hunan

Tak hanya satu, kini wisatawan dapat mencoba tiga atraksi terbaru di Gunung Tianmen di provinsi Hunan, China selatan. Dikenal sebagai Coiling Dragon Cliff Walk, wahana lantai kaca menegangkan setinggi 1.500 meter ini dilapisi kaca setebal 6,35 sentimeter, yang membuat pengunjung seperti melayang di atas puncak gunung.

Mereka yang berani dapat menikmati pemandangan luas dari Tongtian Avenue yang terkenal--atau dikenal sebagai " Bending Road" dengan 99 jalan berlikunya yang memusingkan dengan ketinggian 1.400 meter di bawahnya. Dua trotoar kaca lainnya menyatukan pegunungan, salah satunya adalah yang terpanjang di dunia, yakni sepanjang 300 meter.

Di tangan para pecandu adrenalin yang tak pernah puas, mereka bisa naik mobil kabel terpanjang di dunia, yang membentang tujuh kilometer dan membutuhkan waktu 30 menit untuk menyelesaikannya.

Jembatan kaca terpanjang di dunia terbaru di Hongyagu, Hebei

 Jembatan kaca terpanjang di China

(Foto: CNN Travel/Xin Hua)

Jembatan kaca terbaru ini berhasil mengungguli Tianmen Mountain. Kini Hongyagu Scenic Area provinsi Hebei menjadi jembatan kaca terpanjang di dunia.

Apa yang membuat jembatan kaca sepanjang 488 meter ini lebih menakutkan? Kabel suspensi membuat jembatan ini bergoyang! Wow, pasti deg-degan ya saat berada di atasnya.

Jembatan itu, terdiri dari 1.077 panel kaca setebal 4 cm, merangkai dua puncak di wilayah timur laut yang berbukit-bukit. Meskipun tampaknya dapat menampung 2.000 orang, hanya 600 orang yang diperbolehkan pada satu waktu. Wisatawan diwajibkan mengenakan " sarung tangan sepatu" khusus untuk melindungi kaca.

Platform tontonan kaca terbesar di dunia di Shilinxia, ​​Beijing

Tembok Besar China sekarang memiliki jalan setapak terendah di dunia. Menjulang 32,8 meter di tepi lembah sepanjang 396 meter, Shilinxia Viewing Platform membentang sepanjang 11 meter, lebih jauh dari Grand Canyon Skywalk. Atraksi yang memacu adrenalin ini menghiasi puncak tertinggi dari Jurang Shinlin, sebuah kawasan dengan formasi bebatuan hutan yang menjulang tinggi di distrik Pinggu, 100 kilometer dari pusat kota Beijing.

Wisatawan dapat menikmati pemandangan dengan berjalan kaki selama 1,5 jam dari lantai lembah ke platform. Jalan melingkar di atas gunung ini dijuluki " Piring Terbang" karena dapat membuat kepada Anda pusing dengan jalan memutarnya.

Platform ini dibangun dengan paduan titanium, bahan yang digunakan dalam pesawat ulang-alik, sehingga tampaknya dapat menahan beban maksimum 150 ton atau setara dengan 2.000 orang.

Pendakian horor di Gunung Huashan, Shaanxi

Gunung Huashan China disebut sebagai rumah bagi beberapa jalur paling berbahaya di dunia. Lima puncak terpisah yang mendukung Kota Huayin di provinsi tengah Shaanxi di China adalah ujian bagi para pelancong yang suka berpetualang.

East Peak memberikan nama-nama jejak yang paling menakutkan, dengan lintasan seperti Jurang Seribu Kaki, Celah Seratus Kaki, dan Bukit Naga Hitam.

Ini bukan hanya taktik menakut-nakuti. Jalur ini benar-benar menakutkan, terdiri dari alur kaki sederhana yang dipotong menjadi permukaan batu beling setinggi 2.090 meter dan bilah logam berkarat sebagai tangga vertikal darurat. Pejalan kaki hanya bisa bertumpu pada pegangan tangga rantai tipis, dihiasi dengan kunci cinta dari pasangan yang berani menyematkannya di atas ketinggian.

Kesenangan yang sesungguhnya dimulai di South Peak seluas 2.160 meter, tempat dari Changing Plank Road. Jalan setapak yang memiliki lalu lintas dua arah, terdiri tidak lebih dari beberapa papan kayu reyot yang melesat ke sisi gunung. Jalan setapak ini hanya selebar 0,3 meter.

Topik Terkait :

BERANI BERUBAH: Dodol Perekat Korban PHK

Jangan Lewatkan