5 Kota Pilihan Google yang Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan

Negara-negara yang menyediakan layanan persinggahan gratis, terbukti ampuh menarik kunjungan wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

Ratih Wulan
| 27 Oktober 2016 12:39

Dream - Mesin pencarian Google tidak bisa dipisahkan dari kehidupan modern. Data apapun yang kamu butuhkan, bisa dipastikan tersedia di sini. Begitu pula saat bepergian, Google berperan besar dalam mengarahkan tempat-tempat yang kamu tuju.

Terutama saat mencari rekomendasi restoran dan hotel, alamat suatu tempat dan beberapa tips selama bepergian. Belum lama ini, Google merilis 5 negara pilihan netizen yang menarik untuk dipilih sebagai destinasi liburan.

Beberapa alasan diantaranya karena kemudahan akses, keterjangkauan serta perubahan-perubahan bersejarah dari sebuah kota yang membuat wisatawan sangat penasaran. Berikut lima tempat yang harus kamu ketahui.

Reykjavik, Islandia

Pada tahun 1960, Islandia datang dengan ide cerdas untuk menarik kunjungan wisatawan. Mereka membuat program persinggahan gratis. Sehingga berhasil membuat orang mengubah rute penerbangan dari Amerika Utara dan Eropa untuk tinggal beberapa hari di Reykjavik tanpa tambahan biaya.

Sekarang, Islandia adalah salah satu tujuan paling populer di kalangan wisatawan. Baik di puncak musim panas, saat ibukota menyelenggarakan festival seni. Atau saat musim dingin, yang dianggap sebagai waktu paling sempurna untuk memulai perjalanan petualangan.

Google juga menyebutkan jika perempuan dari usia 20-30 tahun menjadi traveller yang paling banyak datang ke sana. Alasan keamanan menjadi pertimbangan bagi mereka untuk solo travelling.

Havana, Kuba

Kuba mulai menjadi destinasi yang menarik di kalangan wisatawan mancanegara. Tahun ini, Obama menjadi Presiden AS pertama yang mengunjungi Kuba sejak Calvin Coolidge pada tahun 1920. Hal itu sekaligus menandakan cairnya hubungan diplomatik.

Kemudian disusul sektor pariwisata yang langsung membuka penerbangan komersial dari Florida ke Kuba. Serta hotel pertama milik AS dalam 60 tahun membuka pintunya di Havana. Google melaporkan bahwa orang yang paling tertarik datang ke Havana adalah laki-laki berusia 30-40 tahun. Kebanyakan wisatawan berasal dari Florida.

Toronto, Kanada

Toronto menjadi salah satu kota yang ikut menerapkan konsep Islandia sebagai persinggahan gratis. Pemerintah setempat meluncurkan program melalui maskapai nasional Air Canada pada tahun 2016.

Kemudahan Toronto banyak dilirik pelancong Michigan yang datang dari timur Amerika Serikat. Perjalanan dinilai menguntungkan saat memilih rute Amerika ke Kanada dengan pertukaran nilai dolar yang sangat menarik.

Sedangkan sebagian besar wisatawan yang datang ke Toronto adalah penggemar hoki. Tempat ini dinobatkan sebagi rumah bagi Hockey Hall of Fame.

Meksiko City, Meksiko

Selama ini, wisatawan datang ke Meksiko karena terpikat keindahan pantainya. Namun, tren kunjungan berubah pada daya tarik sejarah, arsitektur dan makanan.

Kini, banyak yang merencanakan perjalanan antara Amerika Serikat dan Amerika Selatan, mereka mempertimbangkan untuk singgah berwisata kuliner ke Meksiko.

Tokyo, Jepang

Salah satu kota di Jepang ini terkenal karena teknologi yang maju dengan makanan lezatnya. Namun, kini Jepang semakin ambisius untuk meningkatkan dunia pariwisata mereka pada tahun 2020 dengan memperbaiki infrastruktur. Google menyebutkan jika orang-orang yang banyak tertarik ke sana adalah laki-laki berusia 24-35 dengan rasa penasaran tinggi pada teknologi.

(Sumber: Cntraveler.com)

Topik Terkait :

Ciptakan Maindset Sembuh Untuk Mempercepat Kesembuhan COVID-19

Jangan Lewatkan