Begini Potret Kemeriahan Festival Wakatobi Wave 2017

Selama Festival Wakatobi Wave 2017 berlangsung, serangkaian atraksi menarik ditampilkan.

Puri Yuanita
| 13 November 2017 17:51

Dream - Festival Wakatobi Wave 2017 telah dibuka sejak 11 November lalu di Pangulu Beloh, Wangi-Wangi Selatan, Ibukota Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Dan hari ini, 13 November adalah hari terakhir diselenggarakannya festival akbar tersebut.

Selama Festival Wakatobi Wave 2017 berlangsung, serangkaian acara menarik pun sudah ditampilkan. Sebanyak 1.000 orang penari sudah tampil dalam acara tarian kolosal yang mewakili keragaman etnis dan seni budaya Wakatobi Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko.

Beragam kegiatan menarik pun masih akan digelar hingga berakhirnya festival. Seperti lomba triathlon hingga underwater competition.

Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti menjelaskan, Wakatobi Wave adalah salah satu cara untuk memperkenalkan rangkaian kegiatan festival berbasis keindahan Pulau Wakatobi pada dunia.

Wakatobi Wave mengusung misi mempromosikan Wakatobi sebagai salah satu tulang punggung destinasi bahari di Indonesia. Dengan target peningkatan arus kunjungan wisatawan.

" Terutama wisatawan mancanegara serta mendorong percepatan pembangunan dan pengembangan potensi sumber daya kelautan dan pariwisata Indonesia," kata Esthy Reko Astuti, dikutip dari keterangan pers tertulis, Senin 13 November 2017.

Saat berkunjung ke Wakatobi, lanjut Esthy, bisa mengunjungi 4 kabupaten di sana. Misalnya Tomia, yang punya beberapa tradisi budaya asli. Ada pesta adat Safara yang diselenggarakan setiap bulan Safar dalam penanggalan Islam.

Juga tradisi Bose-Bose, yaitu melarung perahu berwarna-warni yang diisi dengan sajian masakan tradisional - seperti liwo, dari Dermaga Patipelong, menuju Dermaga Usuku sampai ke Selat One Mobaa. Sepanjang perjalanan itu dilakukan prosesi sambil menabuh gendang.

" Ada pula tari Sajo Moane, tarian sakral yang dilakukan oleh kaum laki–laki, serta tari Saride, yang melambangkan makna persatuan dan kebersamaan. Jadi tidak ada alasan untuk tidak ke Wakatobi," ajak Esthy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun mengatakan wisata yang dimiliki oleh Wakatobi dianggap telah mendunia. " Positioning Wakatobi sudah bagus. Menjadi obyek wisata high end," ucap Arief.

Terlebih, lanjut Menpar Arief, Festival Wakatobi 2017 akan meningkatkan perekonomian masyarakat di sana, perputaran uang berjalan. Terbukti menjelang perhelatan, hotel dan penginapan penuh. " Hal itu menunjukan event Wakatobi Wave berkelas dunia sehingga menarik wisatawan datang, kita harus pastikan tamu jika ke Wakatobi, puas dan selalu ingin kembali ke Wakatobi," jelas Arief Yahya.

Belum sempat ke Festival Wakatobi Wave 2017? Lihat saja kemeriahannya lewat foto-foto berikut.

wakatobi

wakatobi

wakatobi

wakatobi

wakatobi

wakatobi

wakatobi

wakatobi

wakatobi

wakatobi

(Sumber: Kementerian Pariwisata)

 

 

 

Terry Prihatin Dengan Keadaan Pekerja Seni di Indonesia

Jangan Lewatkan