Berpetualang di Kampung Suku Asli Taiwan

Kalian bakal menemukan banyak hal menarik dan seru di Formosa Aboriginal Culture Village.

Sandy Mahaputra
| 14 Desember 2019 11:42

Dream - Mengenal Taiwan dengan cara ringkas dan menyenangkan, plus dapat pengalaman seru? Traveler bisa berkunjung ke Formosa Aboriginal Culture Village di Yuchi, Nantou City, Taiwan tengah.

Yup, ini seperti Taman Mini Indonesia Indah-nya Taiwan. Obyek wisata yang memiliki lahan seluas 62 hektare ini cukup populer.

 Formosa Aboriginal Culture Village

Di sini wisatawan dapat melihat kehidupan dan rumah suku asli Taiwan. Gak cuma itu, pengunjung juga bisa menikmati keindahan bunga sakura, uji andrenaline di taman bermain--seperti Duna Fantasi Ancol, hingga kulineran. Wah, komplit banget deh!

 Formosa Aboriginal Culture Village

Dream berkesempatan menjelajahi Formosa Aboriginal Culture Village dalam rangkaian kegiatan Media Fam Trip, Taiwan Tourism Bureau, 2 Desember 2019.

 Formosa Aboriginal Culture Village

Begitu sampai, pilih pertama adalah mengunjungi Aborigin Village. Di sini kita akan melihat kehidupan suku asli Taiwan. Suku asli Taiwan ada 16, suku Austronesia. Suku ini beda dengan suku asli China daratan.

 Formosa Aboriginal Culture Village

Di Taiwan, suku pertama yang menduduki Formosa ini terbagi atas lima suku, di antaranya Thao, Paiwan, dan Ami. Nah, kebetulan kampung budaya ini berada di daerah tempat suku Thao tinggal.

 Formosa Aboriginal Culture Village

Setiap suku digambarkan dengan jelas, dari busana tradisonal meraka, model rumah dan ukirannya. Menariknya di sini juga terdapat tempat ritual di masa lalu. Salah satunya, dinding dengan rak penuh tengkorak 'musuh'.

 Formosa Aboriginal Culture Village

Suku-suku ini sekilas punya kemiripan dengan suku-suku asli Indonesia. Mengingkatkan kita pada suku Dayak dan Mentawai. Bisa terlihat dari hiasan ukiran rumah, pemilihan warna dan kehidupannya. Seperti pengobatan tradisional, ritual ketika seorang pria sudah dinyatakan dewasa dan kepala suku.

 Formosa Aboriginal Culture Village

Untuk memperkenalkan budaya yang lebih lengkap, ada juga panggung dengan pertunjukan lokal. Tapi sayangnya mereka menggunakan bahasa mandarin. Yah, jadi gak ngerti deh.

 Formosa Aboriginal Culture Village

Puas mengenal suku-suku asli di Pulau Formosa--nama Taiwan dahulu kala, saatnya menengok keindahan taman-taman dan wahana bermainnya.

 Formosa Aboriginal Culture Village

Di sepanjang jalan Formosan Aboriginal Culture Village, kalian akan melihat pohon-pohon Sakura. Sayang saat kami berkunjung bukan momen pas menikmati bunga Sakura.

 Formosa Aboriginal Culture Village

Februari merupakan waktu tepat melihat keindahan bunga Sakura dari sebanyak 3.000-an pohon ceri berjenis peony. Untuk menikmatinya sekalian istirahat disediakan banyak tempat duduk.

 Formosa Aboriginal Culture Village

Mengelilingi area budaya ini perlu waktu panjang, apalagi bila ingin mencoba berbagai wahana yang menguji andrenalin, seperti roller coaster atau kereta air. Ya, setidaknya butuh waktu satu hari penuh.

 Formosa Aboriginal Culture Village

Sudah keliling perut lapar? Saatnya kulineran. Di sini sudah tersedia restoran yang menyediakan makanan halal untuk wisatawan muslim. Restoran Maya, namanya yang berarsitektur suku Maya. Selain makan halal, restoran ini juga menyediakan mushola.

 Formosa Aboriginal Culture Village

Terdapat juga toko suvenir, penyewaan busana adat, dan berbagai fasilitas penunjang lainnya.

 Formosa Aboriginal Culture Village

Wisatawan juga bisa menikmati Formosan Aboriginal Culture Village dari udara dengan menumpang cable car. Selama 15 menit, kalian bisa cuci mata menyaksikan pemandangan dari udara.

 Formosa Aboriginal Culture Village

Dari kereta gantung ini kalian juga bisa melihat indahnya Sun Moon Lake, danau yang terbentuk seperti Matahari dan Bulan dari seleksi alam.

 Formosa Aboriginal Culture Village

Formosa Aboriginal Culture Village memang berada di lokasi perbukitan tak jauh dari Danau Matahari Bulan. Kereta gantung yang menghubungkan dua obyek wisata ini.

 Formosa Aboriginal Culture Village

Biaya masuk Formosan Aboriginal Culture Village adalah 850 Dolar Taiwan atau setara Rp 450 ribu untuk orang dewasa. Harga untuk grup dan anak-anak tentunya lebih rendah.

Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'

Jangan Lewatkan