Big Ben London Punya Tampilan Baru Usai Ditutup Bertahun-tahun

Jam raksasa yang jadi landmark London ini akan kembali berdenting saat pergantian tahun nanti.

Ahmad Baiquni
| 4 Desember 2021 20:10

Dream - Jam raksasa London, Inggris, dikenal dengan Big Ben sudah beberapa tahun tidak bisa dinikmati. Landmark Kota London itu harus menjalani perbaikan.

Bagian Tenggara Big Ben yang secara resmi dikenal sebagai Elizabeth Tower, telah ditutup karena sedang direnovasi. Sejak 2017, kecuali untuk acara-acara khusus, lonceng Big Ben tak pernah dibunyikan, kejadian yang tak pernah terjadi selama 162 tahun.

Namun, warga London rupanya bisa menikmati Big Ben dengan sempurna lagi. Ada banyak kemajuan yang sudah berlangsung.

Sejak 2017, tim arsitek, pembuat jam, insinyur, dan pengrajin yang terlatih secara tradisional telah mengerjakan renovasi pada bangunan abad ke-19 ini. Memulihkan detail dan mengatasi masalah struktural, seperti pasangan bata yang memburuk dan logam yang berkarat.

Pada akhir November, salah satu wajah jam akhirnya terungkap, menampilkan panel kaca yang ditiup baru dan detail yang dipulihkan dengan rumit. Termasuk jarum dan angka biru Prusia, bukan hitam seperti sebelumnya, anggukan yang akurat secara historis terhadap skema warna Victoria asli bangunan.

Sudah menjadi tradisi Malam Tahun Baru bagi orang-orang untuk berkumpul di jembatan Sungai Thames saat Big Ben berdenting. Keempat putaran jam akan terlihat lagi pada tanggal 31 Desember.

" Pada Tahun Baru orang akan mulai melihat perbedaan besar; mereka akan mulai mendapatkan menara mereka kembali. Atapnya akan terlihat sepenuhnya bersama dengan empat wajah jam," kata manajer proyek Nicholas Sturge.

Pemerintah mengharapkan jam akan bertenaga gravitasi lagi pada musim semi. Sementara lonceng akan melanjutkan jadwal normalnya kembali, dikutip dari Lonely Planet.

Laporan: Anzila Riskia Putri

Deretan Proyek Ambisius Raffi Ahmad di Tahun 2022

Jangan Lewatkan