Daya Tarik Resort Ramah Lingkungan di India

Tempat ini dikenal karena komitmennya terhadap lingkungan dan komunitas lokal.

Mutia
| 7 Agustus 2018 11:26

Dream - India adalah rumah bagi banyak resort yang dibangun dengan konsep ramah lingkungan. Salah satu yang sangat mencuri perhatian adalah Evolve Back Chikkana Halli Estate.

Terletak di dalam perkebunan seluas 300 hektare di Coorg, di barat daya India, tempat ini dikenal karena komitmennya terhadap lingkungan dan komunitas lokal.

Terdapat filter air osmosis di setiap ruangan, pabrik pengolahan limbah yang canggih, lalu kereta listrik dan kincir angin yang menggerakkan listrik penginapan.

" Ketika tamu berkunjung, mereka dapat berkontribusi terhadap pembangunan sosial, ekonomi masyarakat, dan belajar lebih banyak tentang dampak lingkungan," kata Kanthi Aneesh, manajer dari  Evolve Back Coorg, kepada CNN Travel.

 Chakilli

Coorg adalah wilayah India yang sering disebut " Skotlandia India" karena iklimnya yang sejuk, hutan lebat , perbukitan hijau, dan gajah yang sering terlihat berkeliaran di sekitar lahan perkebunan.

Wilayah ini juga sangat unik karena tumbuhan kopi, serta tanaman rempah dan alamnya yang murni. Ketika pengunjung membuka jendela kamar, akan disambut semak-semak kopi dan daun-daun yang menjalar masuk ke kamar.

 Evolve Back

Hotel ini sangat peduli terhadap kondisi alam sehingga mereka menerapkan kegiatan rutin. Pertama adalah mengurangi sampah, yang kedua adalah menggunakan kembali sisa-sisanya, kemudian didaur ulang. Dilarang menggunakan botol plastik, dan dipasang keran untuk air minum di setiap kamar.

Dengan praktik-praktik ini, diperkirakan perusahaan mampu menghemat 200.000 botol plastik per tahun. Sistem pengelolaan limbah secara padat juga sangat bermanfaat, tim dari juga mengubah sekitar 150 kilogram sampah dapur setiap hari menjadi biogas, yang kemudian digunakan sebagai pupuk kandang untuk hortikultura.

Ada 4 tipe villa dan cottage pedesaan yang bisa dipilih di Chikana Halli. Tentunya dengan arsitektur bergaya Kodava tradisional yang khas dengan menggabungkan sentuhan lokal dengan aksen romantis dari kayu dan batu.

Sumber: CNN Travel

Laporan Qonita Lutfia

Topik Terkait :

Hoaks Teror Bom di Reuni 212

Jangan Lewatkan