Denyut Wisata Halal di Negeri Ginseng

Korea terus berbenah menghadirkan fasilitas yang nyaman untuk umat Islam.

Ahmad Baiquni
| 7 September 2019 12:23

Dream - Citra Korea sebagai negara non-Muslim masih cukup kuat. Hal itu rupanya menjadi salah satu alasan traveler Muslim terkadang ragu berkunjung ke Negeri Ginseng.

Menyadari hal itu, Korea terus berbenah dan semakin ramah kepada traveler Muslim. Kamu tidak perlu lagi khawatir tak bisa mengonsumsi kuliner halal ataupun kesulitan menemukan tempat sholat.

Pemerintah Korea bersama Korea Tourism Organization (KTO) selalu berupaya menghadirkan fasilitas wisata yang ramah Muslim. Sejumlah tempat ibadah dibangun di seluruh pelosok negeri demi menghadirkan kenyamanan untuk traveler Muslim

Hal ini dibenarkan oleh dai kenamaan, Ustaz Maulana. Berdasarkan pengalamannya berkunjung ke Korea, masjid begitu mudah ditemukan.

" Ternyata ada 50 lebih masjid di Korea Selatan dan ada 3 masjid terbesar yang luar biasa," ujar Ustad Maulana berbagi pengalaman di Korea Travel Fair 2019, Jakarta, Jumat 6 September 2019.

Untuk makanan, Sahabat Dream tak perlu cemas. Ada cukup banyak restoran menyajikan menu bahkan telah mengantongi sertifikat halal di seluruh Korea.

" Ternyata di Korea itu ada wisata malam, gangnya itu semua makanan dan hebatnya semua tempat makannya ada tulisan halal," ungkap Ustaz Maulana.

Executive Director of International Tourism Department of Korea Tourism Organization, Kim Manjin, mengakui permasalahan utama yang dihadapi traveler Muslim saat berkunjung ke Korea adalah makanan halal. Untuk mengatasinya, sejak 2016, KTO bersama Pemerintah Korea terus menambah jumlah restoran ramah Muslim.

Mulai 1 September hingga 31 Oktober 2018, Korea mengadakan event kuliner halal yaitu Restaurant Week 2019. Event ini memberikan berbagai promosi dan diskon menarik di 200 restoran ramah muslim dan destinasi wisata utama.

Laporan: Keisha Ritzska Salsabila

Topik Terkait :

Representasi Feminisme Versi Barli Asmara

Jangan Lewatkan