Desa Panglipuran, Wajah Bali Sebelum Era Modern

Kendaraan apapun, termasuk sepeda tidak diizinkan masuk. Anda harus jalan kaki.

Dwifantya
| 28 Mei 2018 11:03

Dream - Sebuah desa yang terletak 45 km dari Denpasar, mungkin akan membuka lebih luas cakrawala Anda tentang Bali. Di desa ini, Anda bisa melihat bagaimana Bali hidup sebelum modernisasi beberapa ratus tahun yang lalu.

Desa itu bernama Penglipuran. Di desa ini masih mempraktikkan tradisi kuno. Desa yang memiliki populasi sekitar 1000 orang, terdiri dari lebih dari 150 keluarga.

Desa Panglipuran terdiri dari satu jalan panjang yang menanjak dengan rumah-rumah di kedua sisi dan sebuah pura Hindu. Kendaraan apapun, termasuk sepeda tidak diizinkan memasuki area ini. Wisatawan harus berjalan kaki untuk menjelajahi desa. Karena Penglipuran terletak 700 meter di atas permukaan laut, tidak seperti Bali pada umumnya, cuaca di sini sejuk, sehingga berjalan kaki sejauh apapun tidak akan terasa melelahkan.

 Desa Panglipuran Bali

(Desa Panglipuran, Bali/ Foto: trip101.com)

Sebelum memasuki desa, Anda harus membayar Rp15.000 untuk masuk dan mengunjungi rumah adat Panglipuran. Di jalan, Anda mungkin melihat beberapa ayam jantan dan anjing berkeliaran di jalan. Tidak perlu khawatir karena anjing di sini tidak akan menggonggong maupun mendekati pengunjung.

Di sepanjang jalan, Anda akan melihat banyak gerbang yang terdiri dari 2 pilar batu dengan nomor rumah yang terpasang di salah satu pilar dan atap jerami yang ditempatkan di atas kedua pilar. Pada setiap pintu masuk rumah individu terdapat tangga pendek. Anda juga akan melihat taman-taman mini dan tempat-tempat suci di depan rumah-rumah di mana mereka menanam berbagai bunga tropis.

Selanjutnya :

Temukan Kedamaian Batin di Desa Panglipuran

Topik Terkait :

Representasi Feminisme Versi Barli Asmara

Jangan Lewatkan