Desa Wadon, Kampung di Jawa Timur yang Hanya Dihuni Wanita

Sesuai namanya Wadon yang berarti 'wanita', hingga sekarang desa ini memang hanya dihuni oleh penduduk perempuan.

Puri Yuanita
| 7 Desember 2017 08:15

Dream - Sahabat Dream Travel, sudah tahu belum kalau di Indonesia ada sebuah desa yang hanya dihuni oleh kaum wanita? Desa yang dimaksud adalah Desa Wadon yang terletak di Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Sesuai namanya Wadon yang berarti 'wanita', hingga sekarang desa ini memang hanya dihuni oleh mayoritas penduduk perempuan. Jarang sekali dijumpai laki-laki di sana. Bahkan nyaris tak ada.

Karena tak ada laki-laki, para perempuan Desa Wadon pun sudah terbiasa menangani pekerjaan yang biasa dilakukan para pria. Atau jika melakukan pekerjaan yang berat seperti membangun atau memperbaiki rumah, mereka akan saling bergotong royong atau menyewa orang luar untuk melakukan pekerjaan tersebut.

desa wadon

(Sumber: gelut.com)

Sementara para lelaki di desa tersebut memilih untuk pergi dari desa tanpa alasan yang jelas. Namun para wanita di Desa Wadon merasa tentram dan damai hidup tanpa laki-laki.

Setelah ditelusuri, ternyata sejarah terbentuknya desa ini cukup menarik. Dilansir dari Catatankecilku.net, awalnya ada seorang sesepuh desa yang tinggal di Desa Wadon bernama Mbah Kasinem.

Mbah Kasinem sudah tinggal di Desa Wadon sejak zaman dahulu. Dia menjadi sesepuh yang terus konsisten menjaga tradisi kampung tersebut.

Dikutip dari prodesa.co.id, sejak dulu Desa Wadon memang melarang adanya laki-laki yang menikah untuk tinggal di desa. Karena itu para perempuan Desa Wadon yang sudah memiliki suami, mereka umumnya memiliki rumah tersendiri di luar Desa Wadon yang ditinggali suaminya. Setelah menikah mereka pun hidup terpisah dari suami.

desa wadon

(Sumber: gelut.com)

Tradisi ini kemudian terus bertahan dan menjadi keunikan tersendiri dari Desa Wadon. Masyarakat desa ini mempercayai mitos jika ada perempuan yang menikah dan membawa suaminya tinggal di desa ini maka hidupnya akan sengsara. Karena itu, mereka memilih untuk hidup terpisah.

Namun karena alasan ini pula pada akhirnya banyak perempuan yang pindah dari Desa Wadon. Desa Wadon pun terancam punah karena ditinggalkan para penghuninya.

Pemerintah setempat sudah berupaya menghindari kepunahan desa ini dengan berbagai cara agar masyarakat tidak meninggalkan desa tersebut juga tidak meninggalkan adat dan tradisi dari Desa Wadon. Namun masyarakat tetap mengaku kesulitan.

Topik Terkait :

Afif Kalla Menikah - Raditya Dika Lamaran

Jangan Lewatkan