Geger Temuan Batu Spiral Aneh, Ternyata Itu Peninggalan...

Batu spiral aneh itu setebal sebuah lengan dan beberapa di antaranya lebih tinggi dari.......

Puri Yuanita
| 6 September 2017 15:19

Dream - Pada pertengahan 1800-an, peternak di Sioux County, di negara bagian Nebraska, Amerika Serikat, mulai menggali struktur spiral aneh dari bahan batu yang mengeras dan menempel secara vertikal dari tanah. Spiral itu setebal sebuah lengan dan beberapa di antaranya lebih tinggi daripada seorang pria. Karena tidak tahu apa itu, para peternak mulai menyebut mereka " pembuka botol iblis" .

Kabar tentang penemuan struktur yang aneh itu kemudian sampai pada komunitas ilmiah melalui ahli geologi Dr. E. H. Barbour pada tahun 1891, ketika dia diminta untuk menyelidiki spesimen sepanjang sembilan kaki yang ditemukan oleh peternak setempat di propertinya di sepanjang Sungai Niobrara.

spiral

Barbour menemukan bahwa spiral itu sebenarnya adalah tabung berisi pasir dengan dinding luar yang terbuat dari bahan berserat putih. Barbour tahu jika itu adalah fosil namun masih belum meyakininya. Dia pun menamakan penemuan itu sebagai Daemonelix, dalam bahasa Latin yang artinya 'pembuka botol iblis'.

Tahun berikutnya setelah penemuan tersebut, Barbour mengemukakan teori pertamanya. Bahan berserat dari sekrup memberinya petunjuk pertama, sementara sejarah geologi kuno di sekitarnya, dimana tempat sekrup ini ditemukan, menjadi petunjuk selanjutnya. Barbour memutuskan bahwa Daemonelix pasti merupakan akar dari spons air tawar raksasa yang tumbuh subur di danau air tawar yang sangat besar, yang dulu pernah menutupi kawasan ini.

spiral

Untuk sementara, teori tersebut masih kurang meyakinkan. Satu hal yang membingungkan komunitas ilmiah saat itu adalah adanya tulang hewan pengerat di dalam temuan itu. Penelitian lebih lanjut juga mengungkapkan bahwa batuan yang mengelilingi fosil Daemonelix memiliki lebih banyak kesamaan dengan padang rumput semi kering daripada dengan danau, yang mendorong Barbour untuk menyimpulkan bahwa spiral itu adalah jenis tanaman raksasa yang baru. Tapi itu adalah tulang tikus yang akhirnya meruntuhkan teori tanaman fosil.

Pada tahun 1893, Edward Drinker Cope dan Theodor Fuchs secara independen menyimpulkan jika Daimonelix adalah sisa-sisa liang spiral kuno yang dipenuhi pasir dan lumpur. Tulang yang ditemukan di dalam fosil itu adalah milik tikus yang menggali dan terkubur di dalamnya. Tapi Barbour tidak akan menyerah pada teori fosilnya. Dia berpendapat bahwa bentuk " pembuka botol iblis" itu terlalu sempurna untuk dibangun oleh makhluk pada masa itu.

Perselisihan tersebut berakhir dengan ditemukannya bekas goresan di bagian dalam spiral yang menunjukkan bahwa seekor hewan telah mencakar dari tanah yang lembap. Pada tahun 1905, hewan-hewan yang bertanggung jawab atas pembuatan itu diidentifikasi sebagai genus berang-berang yang telah punah bernama Palaeocastor yang hidup di Badlands Amerika Utara sekitar 22 juta tahun yang lalu.

spiral

Palaeocastor berukuran seperti woodchucks atau lebih kecil. Mereka memiliki ekor pendek, telinga dan mata kecil, seperti gophers, tetapi cakarnya panjang dan memiliki gigi depan yang luar biasa panjang, yang tumbuh dengan cepat untuk melawan keausan akibat penggalian.

Bukti menunjukkan bahwa berang-berang menggali, memperbaiki kaki belakangnya pada poros spiral dan membungkuk lurus ke bawah tanah. Beberapa kaki di bawah tanah, liang itu terbentang ke beberapa sisi kamar untuk tidur dan membesarkan anak. Beberapa liang juga menjadi ruang tempat tinggal yang berbentuk miring, yang mungkin membuat sisa-sisa Palaeocastors selamat dari banjir.

spiral

Strktur spiral ini juga memberikan perlindungan Palaeocastors dari predator yang tidak dapat mengimbangi mereka di liang yang miring. Struktur spiral juga memudahkan Palaeocastor mendorong kotoran ke atas spiral.

Palaeocastors mati pada Zman Oligosen ketika ekosistem planet berubah dari iklim basah ke iklim tropis kering yang didominasi padang rumpur.

Dan kini, kamu dapat mengunjungi situs dimana fosil itu berada dan menyusuri Daemonelix Trail untuk melihat sendiri beberapa lubang Palaeocastors yang masih ada di sisi bukit.

(Sumber: amusingplanet.com)

 

Topik Terkait :

Ria Ricis Dilamar 9 Cowok?

Jangan Lewatkan