Ilmuwan Heran, Misteri Gundukan Tanah Ini Tak Terpecahkan

Ada yang menyebutkan hasil tumbukan meteorit. Pohon-pohon yang ada di sekitar gundukan disebut mengalami periode percepatan pertumbuhan.

Ratih Wulan
| 8 Juli 2016 10:10

Dream - Sebuah gundukan besar ditemukan di wilayah utara Irkutsk, Siberia Tenggara pada tahun 1949 oleh ahli geologi bernama Vandim Kolpakov. Temuan aneh ini berbentuk kerucut kawah kapur dibagian atasnya, sedangkan di bagian bawah membentuk gundukan di tengahnya.

Gundukan memiliki tinggi sekitar 40 meter dengan kedalaman mencapai 100 meter. Sedangkan gundukan kecil yang berada di bawahnya sebatas 12 meter saja. Kawah ini sebenarnya bernama Patomskiy, namun penduduk lokal menyebutnya sebagai 'Sarang elang berapi-api'.

Banyak spekulasi terkait penemuan kawah. Hingga sekian lama banyak yang meyakini jika gundukan terbentuk karena dampak dari struktur meteroit. Namun, sebagian Arkeolog menduga ada kemungkinan jika gundukan tersebut adalah sebuah gunung berapi yang baru lahir. Meskipun tidak ditemukan bahan vulkanik di dalamnya.

Ilmuwan Siberia meneliti pepohonan yang tumbuh melingkar di sekeliling kawah, dan hasilnya menunjukan jika kawah telah ada sejak 250 tahun lalu. Menariknya lagi, hasil penelitian dari pohon-pohon memberikan bukti bahwa pepohonan mengalami periode percepatan pertumbuhan. Mirip dengan tumbuhan yang hidup di hutan Chernobyl setelah bencana nuklir terjadi.

Seorang Doktor ilmu geologi dan minerelogi menyatakan bahwa memang untuk saat ini asal-usul kawah belum dapat dipecahkan. Namun ia percaya bahwa fenomena ini pasti memiliki keterkaitan dengan asal-usul terbentuknya duniawi.

Sebuah teori ilmiah baru saja menyebutkan jika ada kemungkinan jika gundukan terbentuk oleh pelepasan cairan hidrogen di bawah tanah. Panas yang dilepaskan mengalir bersama dengan cairan bawah tanah menyebabkan perubahan dalam ukuran lingkaran pohon yang menjadi abnormal.

(Sumber:amusingplanet)

 

Topik Terkait :

Eksklusif! Sonny Tulung: Indonesia Bangsa Tahan Uji

Jangan Lewatkan