Hotel Legendaris Ini Terkenal Ramah Untuk Solo Traveler Wanita

Kaum hawa bisa bebas menginap tanpa perlu khawatir diawasi.

Ahmad Baiquni
| 21 Maret 2021 13:11

Dream - Bepergian sendirian atau solo traveling jadi aktivitas menyenangkan. Karena kita tak perlu sibuk dengan keinginan orang lain saat jalan-jalan.

Tetapi, bagi kaum hawa, menjadi solo traveler bukannya tanpa tantangan. Ada saja masalah yang mungkin terjadi dan kerap bikin risih.

Buat wanita yang hobi solo traveling, kamu bisa menjadikan Hotel Figueroa sebagai sahabatmu. Hotel legendaris di Los Angeles, Amerika Serikat ini dikenal sebagai tempat pemberhentian ideal untuk wanita tanpa pengawasan, dikutip dari Travel and Leisure.

Hotel ini pertama kali dibuka pada 1926 sebagai tempat yang aman bagi pelancong solo wanita. Tak bisa terbayangkan saat ini, jika wanita dilarang menginap di sebagian besar hotel tanpa pendampingan pria.

Hotel yang dibuat oleh Young Women’s Christian Association (YWCA) ini dibiayai, dibangun, dan dioperasikan oleh para wanita. Didanai pula oleh sebagian besar wanita pada saat itu.

Direktur pelaksana wanita pertama sebuah hotel di Amerika Serikat, Maude Bouldin, dikatakan melakukan pekerjaannya di Hotel Figueroa saat melintasi AS dengan sepeda motornya. Terdapat bingkai potret Bouldin yang tergantung di seluruh properti hotel dengan para penghuni awal yang memberikan kesan menarik kembali ke masa lalu.

Sejak awal berdirinya, hotel ini sering difungsikan sebagai tempat pertemuan untuk klub wanita Los Angeles serta lokasi konferensi pers dan demonstrasi politik untuk mendukung hak-hak perempuan dan isu-isu sosial.

Hingga sekarang, Hotel Figueroa terus menjadi juara bagi wanita dengan keistimewaannya. Mengangkat artis unggulan yang selalu menampilkan karya seniman wanita independen lokal dengan pameran seni bergilir dan acara khusus sepanjang tahunnya.

Saat ini pula terdapat seniman visual unggulan 2021 berbasis di Los Angeles, Shyama Golden dengan residensi selama setahun, akan debut pada 20 Maret nanti, Ia akan membangkitkan gagasan tentang feminitas dan bagaimana hal tersebut dialami, dilakukan dan diperkuat melalui seni dan masyarakat dunia yang imersif dimana hal-hal duniawi bertabrakan dengan fantasi.

Artis unggulan sebelumnya, termasuk Stephanie DeAngelis tahun lalu memamerkan koleksi seni yang terikat secara spiritual menghubungkan orang-orang dari semua lapisan masyarakat di masa isolasi sosial. Ada juga Sophie Kipner yang menjual 18 karya aslinya yang populer, program tersebut termasuk dalam cakupan koleksi Hotel Figueroa yang dapat dibeli.

Pameran seni akan dirotasi setiap tahunnya diganti dengan seniman perempuan lainya. Ini dilakukan sebagai pengingat visual masa lalu dalam foto vintage, bahkan desain eksterior dibuat penuh warna oleh muralis lokal Bella Gomez.

Dengan ini Hotel Figueroa menunjukan dukungannya kepada perempuan di bidang seni dan kreatif. Sejarah keterlibatan perempuan dan komunitas yang kuat berlanjut pada staf dan direktur pelaksana yang sebagian besar perempuan, bahkan Connie Wang sebelumnya pernah berperan penting dalam mengubah hotel menjadi tempat pemungutan suara resmi pada Oktober lalu.

Sebagai hotel yang merupakan surga dunia bagi pelancong wanita sedari dulu, Hotel Figueroa hari ini menyambut seluruh pengunjung untuk melihat kamar tamu, suite, dan ruang publiknya yang telah direnovasi ulang.

Renovasi yang dilakukan dua tahun baru-baru ini mengangkat kembali gaya Kolonial Spanyol pada tahun 1926 di hotel, dengan kolam renang berbentuk peti mati, restoran Veranda, dan Bar Figueroa adalah tambahan fasilitas yang disesuaikan untuk lingkungan Los Angeles.

Laporan: Josephine Widya

Topik Terkait :

BERANI BERUBAH: Sayur Online Rezeki Puasa

Jangan Lewatkan