Kebun Anggur Tempat Rasulullah Berlindung dari Lemparan Batu

Saat menyebarkan Islam ke Taif, Rasulullah sempat dilempari batu.

Puri Yuanita
| 23 Januari 2018 11:33

Dream - Ketika Islam telah mendapatkan sedikit momentum di Mekkah, umat kafir tidak berhenti begitu saja. Mereka terus menebar teror baik mental dan fisik untuk mencegah Islam mendapatkan daerah kekuasaan.

Kematian Abu Talib dan Hazrat Khadija membuat Nabi Muhammad SAW sangat berduka dan menyebabkan runtuhnya pertahanan Islam di Mekkah. Rasulullah kemudian bertekad untuk menyebarkan Islam lebih luas lagi ke sekitar Mekkah.

 kebun anggur

(Sumber: lifeinsaudiarabia.net) 

Ia pun berkelana ke sebuah kota kecil bernama Taif yang berjarak 70 km dari Mekkah. Tak diduga, masyarakat di sana juga tidak menyambut dengan baik. Mereka melempari batu sehingga Rasulullah harus bersembunyi di kebun anggur.

Di sana, Rasulullah disambut baik oleh seorang petani bernama Assad. Ia sempat menawari Rasulullah dengan buah anggur sembari beristirahat.

Tak jauh dari kebun, terdapat sebuah masjid bernama Qantara atau yang biasa disebut Al-Madhoun. Masjid itu sudah berdiri sejak 162 tahun sebelum zaman Kerajaan Ottoman.

 kebun anggur

(Sumber: arabnews.com)

Arsitekturnya terlihat kuno karena didominasi oleh gaya era Abbassid. Tak jauh dari sana, ada sebuah masjid lagi bernama Al-Qu'a yang dibangun sekitar 800 tahun setelah Rasulullah wafat.

Banyak masyarakat yang berkunjung ke sana untuk berziarah. Lokasi ziarah berada di kebun anggur tempat Rasulullah bersembunyi. Konon, Rasulullah beristirahat sambil bersandar ke batu sehingga sikunya membekas di permukaan batu.

Para turis kebanyakan berasal dari Pakistan, India, Bangladesh dan Malaysia. Mereka meyakini bahwa kedua masjid itu memiliki nilai sejarah tinggi serta arsitektur yang cantik.

 kebun anggur

(Sumber: lifeinsaudiarabia.net) 

(Sumber: lifeinsaudiarabia.net/Annisa Mutiara Asharini)

 

BERANI BERUBAH: Mobil Wifi Penyelamat Siswa

Jangan Lewatkan