Kepulauan Tropis Terbaik di Asia Ada di Indonesia

Pulau ini sempat menjadi buah bibir internasional lantaran pada 2013 silam, CNN.com menobatkanya sebagai Kepulauan Tropis Terbaik di Asia.

Puri Yuanita
| 28 Januari 2016 14:33

Dream - Percayakah Anda jika salah satu kepulauan tropis terbaik di Asia ada di Indonesia? Kepulauan itu bernama Anambas.

Dilansir dari laman Skyscanner.co.id, Anambas adalah kepulauan yang berada di garis batas terdepan Indonesia. Pulau ini sempat menjadi buah bibir internasional lantaran pada 2013 silam, CNN.com menobatkan Anambas sebagai Kepulauan Tropis Terbaik di Asia. Mengalahkan Koh Chang (Thailand), Langkawi (Malaysia), Halong Bay (Vietnam), dan Similan (Thailand).

Anambas masuk dalam Provinsi Kepulauan Riau. Namun, pulau ini memiliki ibukotanya sendiri, yaitu Tarempa, yang berada di Pulau Siantan, salah satu dari tiga pulau terbesar di sana. Dua pulau terbesar lainnya adalah Palmatak dan Jemaja.

Dengan total 255 pulau serta laut biru nan indah yang membentuk gugusan cantik, tak heran Anambas mendapat gelar tersebut.

Belum lagi aneka biota lautnya yang berwarna-warni dan beraneka ragam, menjadi favorit para penyelam. Sementara bagi mereka yang suka berjemur, pantai berpasir putih dan lambaian pohon kelapa sudah menanti di sepanjang pantainya.

Meski namanya sudah tersohor sebagai kepulauan tropis terbaik, Anambas ternyata belum banyak dijamah wisatawan terutama domestik. Jadi tunggu apalagi? Segera rencanakan liburan Anda ke tempat ini.

Nah, saat berkunjung ke Anambas ada beberapa tempat yang wajib Anda kunjungi, yaitu Pulau Penjalin, Pulau Selat Rangsang, Pulau Bawah, Pulau Durai, Pantai Tanjung Momong dan Pasir Manang.

Untuk menuju Kepulauan Anambas, Anda dapat terbang ke Tanjung Pinang lalu melanjutkan penerbangan ke Bandara Matak di Palmatak. Setelah itu, lanjutkan perjalanan ke pelabuhan dengan menggunakan mobil (biaya Rp30.000) dan ke kota Tarempa dengan speed boat (tarif Rp50.000).

Sebagai alternatif, setelah terbang ke Tanjung Pinang, Anda bisa menggunakan ferry ke Tarempa. Waktu tempuhnya sekitar 9 jam dengan biaya Rp405.000. Kapal ini berangkat tiap hari Selasa dan Jumat dari Tanjung pinang dan kembali dari Tarempa tiap hari Rabu dan Sabtu.

Topik Terkait :

Menilik Lagi Perseteruan Cak Imin & Yenny Wahid Hingga Perang Twit - DreamID

Jangan Lewatkan