Masjid Agung Jepara, Favorit Wisatawan Saat Ramadan

Ternyata Jepara juga memiliki Masjid Agung yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Ratih Wulan
| 10 Juni 2016 16:12

Dream - Siapa tak mengenal Jepara? Salah satu kabupaten di Jawa Tengah ini selalu lekat dengan sejarah Kartini. Seni ukir-ukiran daera ini juga sangat terkenal keindahannya hingga ke luar negeri.

Selain kedua keistimewaan itu, Jepara juga memiliki Masjid Agung yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Terutama saat momen-momen bulan Ramadan seperti sekarang. Masjid itu terletak di kawasan alun-alun. 

Masjid Agung Baitul Makmur ini terletak di Desa Kauman yang berlokasi di sebelah selatan alun-alun Jepara.

Nah menariknya, daerah-daerah di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur memiliki sebuah ciri khas yang hampir sama. Di mana, biasanya masjid besar atau disebut Masjid Jami' dibangun satu kawasan dengan alun-alun.

Kemudian, nama wilayahnya pun hampir seragam. Dinamai sebagai Kauman, yang konon katanya berasal dari kepanjangan kata 'kaum beriman'. Begitu pula dengan masjidnya yang kemudian lebih akrab disebut sebagai Masjid Kauman.

Sedangkan untuk Masjid Kauman yang berada di Jepara ini mampu menampung jamaah hingga 1600 orang. Masjid ini dibangun pada masa Pangeran Arya Jepara yang merupakan anak angkat dari Ratu Kalinyamat.

Menurut pihak pengurus Masjid Agung Jepara, bangunan masjid mengalami renovasi sebanyak tiga kali. Mulai dari tahun 1686, 1929, dan terakhir pada tahun 1989 untuk menyesuaikan dengan kebutuhan akan banyaknya jamaah.

Bagian atap masjid berbentuk limas bersusun tiga. Meskipun masjid direnovasi dengan beton, tapi pada teras masih terasa kental sekali dengan ukir-ukiran kayu jati. Termasuk pintu-pintu utama dan tiang penyangga yang terlihat begitu kokoh dan artistik.

Jika kita lihat dari bawah, terlihat masjid seperti dibuat dari tatanan kayu berarsitektur khas. Beberapa macam ukiran semakin memperindah bangunan, seperti ukiran Majapahit, Pajajaran, serta ukiran Semarangan.

Masjid ini tidak hanya dibuka untuk tempat beribadah umat muslim, tetapi banyak juga yang berkunjung untuk sekadar melihat dan belajar. Mulai dari sejarah masjid, struktur bangunannya, ukiran-ukiran yang ada, serta hal-hal menarik lainnya.

Bagi pemudik yang melewati jalur Pantai Utara (Pantura) dapat singgah sejenak di masjid ini untuk menikmati keindahan arsitekturnya.

(Sumber: rumahkartini.com)

Topik Terkait :

Mengaji di Kolong Jalan

Jangan Lewatkan