Melihat Keindahan Masjid Seribu Merpati di Turki

Di depan gerbang utama masjid ini akan terlihat hamparan plasa yang dihiasi penampakan ribuan burung merpati.

Puri Yuanita
| 11 Januari 2017 13:43

Dream - Turki tak pernah kehilangan pesonanya. Meski beberapa waktu belakangan kerap dilanda insiden yang mengancam keamanan, negara satu ini tak kehilangan peminat. Turis dari berbagai penjuru dunia masih saja berlomba-lomba datang untuk berwisata.

Nggak heran sih. Sebab, Turki punya segudang hal menarik yang bisa jadi magnet wisatawan. Mulai dari tempat-tempat cantik, ikon bersejarah, bangunan peninggalan peradaban Islam, kuliner lezat hingga penduduknya yang dikenal berparas menawan.

Nah biasanya, kalau jalan-jalan ke Turki, tempat yang jadi primadona dan kerap disinggahi antara lain Hagia Sophia, Istana Topkapi, Pamukkale, dan Istana Dolmabahce. Kalau mau yang beda, Dream Travel merekomendasikan satu tempat yang unik banget nih.

Adalah Masjid Yeni Valide, yang dalam bahasa Turkinya Yeni Valide Cami. Sebuah masjid Utsmaniyyah yang terletak di daerah Eminou, Istanbul, Turki. Bangunannya terletak di Golden Horn di bagian selatan Jembatan Galata.

Masjid Yeni Valide merupakan salah satu pemandangan yang terkenal di Istanbul. Sebuah pancuran indah untuk air wudhu berdiri di halaman besar dan pondok sultan dihiasi dengan ubin yang mengagumkan. Masjid ini didirikan pada tahun 1005 H/1597 M atas perintah Syafie Sultan, istri Sultan Murad III dan ibunda Sultan Muhammad III (1004-1011 H/ 1596-1603 M), yang saat itu menjabat sebagai penguasa ke-14 dari Dinasti Utsmaniyyah di Turki.

Masjid ini dibangun oleh seorang arsitek bernama Davut Agha, lalu diteruskan oleh arsitek Dalgic Ahmad Agha dan disiapkan oleh arsitek Mustafa Agha sewaktu pemerintahan Sultan Mahmed IV pada tahun 1663 M.

Blok-blok batu dikirim dari pulau Rhodes sebagai bahan pembuatan Masjid. Pembangunan masjid ini memakan waktu hingga 66 tahun disebabkan kematian Sultan Salim III dan Syafie Sultan serta wabah epidemik yang tersebar luas di Istanbul pada tahun awal-awal pembangunan.

Arsitektur kubah Masjid Yeni Valide merupakan gabungan dari Masjid Sultan Ahmed, Masjid Sehzade, dan Sedefhar Mehmet Agha. Sementara yang menjadi arsiteknya adalah Sinan. Adapun kubah menaranya berbentuk kerucut.

Pembangunan masjid itu baru usai setengah abad kemudian, di bawah arahan Hatice Turhan Sultan, ibunda Sultan Muhammad IV (1058-1098 H/1648-1687 M). Menurut tradisi ketika itu, pembangunan masjid senantiasa di bawah kendali para ibunda atau para istri Sultan.

Semula Masjid Yeni Valide dan Selat Bosphorus merupakan dua lokasi yang tidak terpisahkan. Namun, kini terbentang sebuah jalan di depannya. Masjid ini semula dikitari tembok tinggi yang menjulang. Baru pada abad ke-19 M, tembok itu ditiadakan. Dengan ditiadakannya tembok tersebut dan dibangunnya Jembatan Galata, lingkungan masjid ini pun dipenuhi dengan toko dan kios.

Satu hal yang sangat menarik dari Masjid Yeni Valide adalah pemandangan di depan gerbang utamanya. Ya, di depan gerbang utama masjid ini akan terlihat hamparan plasa yang dihiasi penampakan ribuan burung merpati.

Di tempat ini, ribuan burung merpati tersebut dibiarkan beraktivitas, terbang ke sana-kemari di sekitar masjid. Tak jarang kita jumpai anak-anak yang bermain-main dengan burung merpati. Ada pula pengunjung yang sibuk memberikan makanan pada ribuan merpati itu.

Itu pula yang menyebabkan masjid ini dijuluki Masjid Seribu Merpati. Keunikan lainnya dari Masjid Yeni Valide, lihat yuk di sini.    

Topik Terkait :

Short Movie : Rumah Kos Ibu Mira

Rekomendasi Pilihan

Jangan Lewatkan

Sederet Festival yang Bakal Meramaikan Selandia Baru 2017 Ini
DESTINATION 10 Januari 2017 16:53

Negeri Kiwi menawarkan serangkaian acara dan keseruan yang mampu menarik minat siapa pun.