Mengapa Tak Ada Sungai di Arab Saudi?

Ternyata ada hubungannya dengan Alquran.

Puri Yuanita
| 23 Januari 2018 14:05

Dream - Di dunia, terdapat 17 daftar negara yang tidak memiliki sungai sama sekali. Salah satunya adalah Arab Saudi. Peneliti berhasil memberikan penjelasan logis mengenai kondisi tersebut.

Di zaman kuno, manusia terbiasa minum air dari sumber alam seperti sungai. Inilah mengapa, kota tua seperti Alexandria, Amsterdam, London, Paris, Tokyo dan Hong Kong terletak di tepi sungai. Manusia saling bermingrasi untuk mencari sumber air.

Sejarahnya dimulai sekitar 5.500 tahun yang lalu, ketika Nabi Ibrahim AS diharuskan untuk meninggalkan Siti Hajar, sang istri bersama anaknya, Nabi Ismail AS di Mekkah dekat Kabah.

Mekkah merupakan area pegunungan tanpa sumber air. Allah SWT pun memberikan air zamzam kepada Siti Hajar agar dapat bertahan hidup bersama anaknya. Sumber air tersebut berupa sumur, sehingga tidak mengalir seperti sungai.

Beberapa bulan kemudian, sekelompok rombongan sedang berkelana mencari sumber air. Mereka mengikuti rombongan burung yang menuju ke Mekkah. Di sana, mereka bertemu dengan Siti Hajar dan Nabi Ismail AS.

Mereka pun meminta izin pada Siti Hajar agar dapat menetap di sana. Ketika diizinkan, mereka saling bertukar budaya. Rombongan pengelana tersebut mengajarkan bahasa Arab kepada Siti Hajar. Inilah mengapa, keluarga Nabi Ibrahim AS yang tadinya berbicara dengan bahasa Ibrani menjadi beralih ke bahasa Arab.

Bahasa Arab pada akhirnya menurun ke Rasulullah SAW. Ini adalah kehendak dari Allah SWT agar Alquran tertulis dengan bahasa Arab. Jika ada sungai di Arab Saudi, kemungkinan penghuni di wilayah-wilayah sekitarnya akan bermigrasi ke sini sehingga bisa menimbulkan dampak negatif pada kemurnian bahasa Arab.

(Sumber: lifeinsaudiarabia.net/Annisa Mutiara Asharini)

 

Topik Terkait :

Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik

Jangan Lewatkan