Menikmati Singapura Tempo Dulu yang Eksotik dan Otentik

Di Festival Five-Footway Singapore, pengunjung disuguhkan suasana Singapura di masa kolonial.

Ahmad Baiquni
| 18 Maret 2019 11:11

Dream - Dari daerah terpencil, Singapura berubah drastis menjadi negara dengan perputaran uang sangat tinggi. Banyak gedung modern menjadi wajah Singapura.

Tetapi, tidak banyak yang tahu Singapura memiliki wajah yang eksotik dan otentik. Hal ini bisa ditemukan dengan berkunjung ke kawasan Chinatown Street.

Menghadirkan suasana Singapura tempo dulu, Chinatown Singapore menggandeng Chinatown Business Association menggelar Festival Five-Footway pada 23-24 Maret nanti. Para pengunjung diajak menikmati suasana Singapura di masa kolonial untuk meresapi sejarah perkembangan Chinatown.

 Chinatown

Ada banyak kuliner otentik disajikan dalam konsep kaki lima yang bisa dinikmati di festival ini. Juga ada banyak sekali barang unik khas komunitas China Singapura.

" Kami sangat bersemangat memperkenalkan Festival Five-Footway dengan menciptakan kembali situasi pedagang-pedagang jalanan menjajakan jualannya tempo dulu," ujar Executive Director Chinatown Business Association, Lim Yick Suan melalui keterangan tertulis diterima Dream. 


Dalam festival ini, Lim bertanggung jawab terhadap Chinatown Street Market atau Pasar Jalanan Chinatown. Lim juga mengatakan penyelenggaraan festival ini sekaligus menandai dua abad berdirinya Pasar Jalanan Chinatown.

" Kami sangat gembira membawa pengunjung ke dalam sebuah perjalanan napak tilas dengan sekilas pemandangan perdagangan dan aktivitas tradisional Tiongkok sambil mengagumi Chinatown Street Market yang sudah diperbarui," kata dia.

 Chinatown

Festival ini pertama kali digelar saat Singapura berada di masa kolonial. Tepian jalan sepanjang Chinatown Street ditutupi atap kain selebar 1,5 meter untuk melindungi pedagang di depan toko dari panas dan hujan.

Tahun ini, Festival Five-Foodway memasuki usia 200 tahun. Akan ada sejumlah atraksi menarik khas tempo dulu yang menghibur seperti balap bakiak, bermain kok bulu angsa dalam permaikan Chapteh, dan masih banyak lagi.

Juga ada 138 gerai memajang sejumlah barang seni seperti seruling Asia dan beberapa lainnya. Selain itu, tersedia pula pakaian tenunan berhias sentuhan khas China tradisional

Tidak ketinggalan, pengunjung bisa menikmati sajian kuliner menarik seperti burger ekstrak kacang polong, terong Hong Kong, kulit ikan telur asin, keripik kentang berbagai rasa, serabi China, serta bergam kudapan lainnya.

Topik Terkait :

Pilpres Telah Usai (Jokowi & Prabowo)

Jangan Lewatkan