Misteri di Balik Pantangan Mengucap Kata 'Lada' di Dago Pakar

Ketika berkunjung ke kawasan ini, para pengunjung harus sangat berhati-hati dalam berbicara. Jangan sampai menyebut kata "lada". Apa sebabnya?

Puri Yuanita
| 1 November 2017 17:05

Dream - Sahabat Dream Travel yang hobi jalan-jalan ke Bandung, tentu tak asing lagi dengan kawasan Dago Pakar. Kawasan Taman Hutan Raya yang terletak di utara Bandung ini punya keindahan alam yang luar biasa, ditambah udaranya yang sejuk banget. Nggak heran jika kawasan Dago Pakar menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang datang ke Bandung.

Selain keindahan alam, kawasan ini juga menawarkan suguhan wisata sejarah lho. Ya, di sini terdapat Goa Belanda dan Goa Jepang yang bisa dikunjungi oleh para pecinta sejarah.

Bicara soal Goa Belanda dan Goa Jepang, ada banyak misteri, mitos dan kisah mistis yang meliputinya. Cerita-cerita seputar hal itu pun masih terus berkembang di antara warga setempat.

 goa jepang

Salah satu yang cukup populer adalah mengenai pantangan mengucap kata " lada" . Ada apa dengan kata lada? Mengapa tidak boleh disebut saat kamu berada di kawasan Goa Belanda dan Goa Jepang? Apa yang akan terjadi jika seseorang telanjur mengucapkan kata tersebut? Penasaran kan?

Ya, ketika berkunjung ke Goa Jepang dan Goa Belanda, para pengunjung harus sangat berhati-hati dalam berbicara. Jangan sampai menyebut kata " lada" .

Menurut masyarakat setempat, kata tersebut berkaitan dengan nama seorang tokoh masyarakat yang begitu dihormati, yaitu Eyang Lada Wisesa. Jika seseorang nekat mengucapkan kata lada, konon akan mengalami kejadian-kejadian mistis. Ada yang bisa tiba-tiba jatuh, merasakan hawa yang membuat bulu kuduk merinding, sampai yang paling parah bisa kerasukan.

 goa belanda

Goa Jepang sendiri kabarnya dibangun pada tahun 1942 oleh para pekerja romusha. Sayangnya, pembuatan goa tersebut tak sempat terselesaikan. Puluhan tahun ditinggalkan, goa itu pun kini menyisakan banyak misteri.

Ada banyak cerita menyeramkan seputar goa itu yang beredar luas di masyarakat. Mulai dari penampakan sosok tentara tanpa kepala, cerita soal suara derap langkah kuda yang sering terdengar hingga kemunculan sosok menyerupai pocong dan kuntilanak.

Terlepas dari berbagai kisah menyeramkan yang meliputinya, kawasan Dago Pakar tetap indah dan menyenangkan untuk dinikmati. Jadi, tak perlu khawatir ya, Sahabat Dream Travel! So, tunggu apa lagi? Kalau belum punya rencana weekend nanti, mungkin Bandung bisa jadi pilihan untuk menikmati liburanmu.

(Sumber: boombastis.com)

Topik Terkait :

BULAN PENUH BERKAH, AKU CINTA RAMADHAN | KEPOIN LIDA ZOZI

Jangan Lewatkan