Mudik ke Malang? 'Ngadem' Yuk di 5 Desa Wisata Ini

Malang memiliki banyak sekali spot desa wisata beraroma khas pedesaan dan alam yang hijau.

Puri Yuanita
| 1 Juli 2017 08:19

Dream - Jangan sampai menyia-nyiakan waktumu selama mudik dan berlibur di Malang, Jawa Timur. Setelah sungkem dan bersalam-salaman, langsung langkahkan kaki menyusuri berbagai destinasi wisata yang tersebar di Malang.

Bila sudah bosan dengan destinasi wisata itu-itu saja, saatnya mencoba menikmati aroma khas pedesaan yang selalu menjadi daya tarik tersendiri. Malang memiliki banyak sekali spot desa wisata beraroma khas pedesaan dan alam yang hijau.

Dan berikut 10 destinasi desa wisata yang dapat dikunjungi saat di Malang:

1. Desa Wisata Pujon Kidul Malang

Desa wisata di Malang ini lagi nge-hits banget, penuh warna-warni. Nama Desa Wisata Pujon Kidul diambil karena tempat tersebut terletak di Desa Pujon Kidul. Hamparan persawahan yang begitu hijau, ditambah lanskap pegunungan yang semakin menambah elok. Cocok banget buat selfie. Jarak tempuh sekitar 1,5 jam dari pusat kota atau sekitar 29 km, bisa melewati Jalan Raya Ir Soekarno, Jalan Raya Lawang-Malang dan Jalan Trunojoyo.

2. Kampung Warna-warni Jodipan

Seluruh rumah warga dicat warna-warni, kampung ini juga lagi booming sekarang. Ratusan pengunjung datang untuk ber-selfie dengan background bangunan yang warna-warni. Mahasiswi Nabila Virdausiyah dan 7 rekannya dari Program studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam Guys Pro-lah yang memiliki ide brilian untuk menyulap kawasan kumuh ini menjadi penuh warna.

Kampung yang dulunya kumuh, disulap menjadi penuh warna. Meskipun kumuh, spotnya bagus untuk selfie karena tepat di samping jembatan jalur utama, dekat Sungai Brantas. Kampung ini terletak Di RW 2, tepatnya di yakni RT 06, 07 dan 08 Kampung Juanda Kelurahan Jodipan Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Masuknya gratis, hanya perlu membayar tarif parkir 2 ribu rupiah. Murah meriah!

3. Kampung Wisata Kampung Kungkuk

Kampung Wisata Kungkuk terletak di Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Wisata Batu, Malang. Letaknya di bagian barat Desa Punten dan diapit oleh Gunung Panderman di sebelah selatan serta Gunung Arjuno di sebelah utara, sekitar 6 km dari pusat kota Batu. Suasana alam di Kampung Wisata Kungkuk sangat alami dan eksotik.

Wanawisata Kungkuk juga sangat cocok bagi penggemar outbond, camping, perkemahan, flying fox, olahraga gunung, sepeda gunung, mobil gunung, dan lain-lain. Bisa mencoba berkebun atau bercocok tanam karena ada wisata sekolah alam. Juga bisa menikmati segarnya buah jeruk, jambu, dan apel yang bisa dipetik langsung dari pohonnya.

Menariknya, para pengunjung tidak hanya bisa menikmati pemandangan serta hasil pertanian saja. Beberapa adat budaya dan ciri khas Desa Punten seperti atraksi Tari Santar, kuda lumping, dan bantengan siap menghibur wisatawan yang datang. Untuk bisa menikmati berbagai keindahan alam di Kampung Wisata Kungkuk ini kita cukup membayar Rp 65.000. Sedangkan untuk menikmati kegiatan lainnya dikenakan biaya sebesar Rp 15.000 per pack.

4. Desa Wisata Kampoeng Goenoeng

Terletak di Jalan Melati No. 9 Dusun Kapru, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Wisata Batu, Malang. Di sini, pengunjung bisa merasakan berwisata dengan nuansa pedesaan dan dikelilingi oleh gunung-gunung berjajar bak pagar yang begitu alami. Tak hanya panorama alam yang asri, Desa Wisata Kampoeng Goenoeng juga menyuguhkan sajian kuliner khas desa serta area adventure dan edukasi.

Ada beberapa paket wisata adventure yang ditawarkan Desa Wisata Kampoeng Goenoeng. Antara lain camping, rafting, tubing, outbound, petik apel, petik sayur, petik mawar, dan perah susu sapi yang bisa dirasakan bersama keluarga, teman dan rekan kerja. Lelah melakukan berbagai aktivitas, kamu bisa mencicipi menu masakan ala desa yang disuguhkan sebagai menu kafe dan resto Kampoeng Goenoeng.

5.Desa Wisata Poncokusumo

Daerah penghasil apel yang terletak di lereng Gunung Semeru, tepatnya di sebelah selatan perbatasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Banyak wisata menarik seperti wisata petik apel, pengolahan sari apel, agro bunga krisan yang indah, outbond, dan aneka kesenian daerah. Puas berkeliling di Desa Poncokusumo, kamu bisa menyambangi wisata petik buah belimbing di Desa Argosuko yang tak jauh dari Poncokusumo.

Tak jauh dari situ, terdapat wisata petik buah lainnya yang bisa dijadikan jujugan, yakni buah jeruk. Buah lain yang bisa dinikmati di kawasan Poncokusumo yakni wisata petik buah kelengkeng. Terdapat sekitar lima desa yang telah membudidayakan perkebunan buah kelengkeng di antaranya, Desa Poncokusumo, Desa Ngadireso, Desa Pandansari, Ringinanom, dan Desa Karangnongko.

(Sumber: Kementerian Pariwisata)

BERANI BERUBAH: Mobil Wifi Penyelamat Siswa

Jangan Lewatkan