Ngeri! Wisata 'Tangga Kematian' Sisa Kekejaman Pasukan Nazi

Di spot itulah kemudian mereka akan diberikan pilihan, ingin ditembak atau mendorong tahanan lain di depannya hingga jatuh dari tebing.

Puri Yuanita
| 19 Januari 2017 11:31

Dream - Kamp konsentrasi Mauthausen terletak sekitar 20 kilometer sebelah timur dari kota Linz di Upper Austria. Dahulu, kawasan ini merupakan salah satu kompleks kamp kerja terbesar di Eropa yang dikendalikan oleh Jerman. Kamp ini menyimpan sejarah kelam tentang penahanan brutal para pekerja.

Kamp ini menjadi tempat pembuangan musuh-musuh politik rezim Reich atau Nazi Jerman. Mereka yang dianggap penentang akan ditangkap dan dikirim ke tempat ini untuk kemudian " dibasmi" dengan cara kerja paksa yang tidak manusiawi. Sebab itu, Kamp Mauthausen ini kerap dijuluki pula sebagai " The Bone Grinder" atau 'Penggiling Tulang'.

 tangga kematian

Kamp ini terletak di tepi sebuah tambang granit dimana para penghuninya akan dipaksa untuk bekerja. Beberapa kali sepanjang hari, para tahanan akan dipaksa untuk membawa batu seberat 50 kilogram dan menaiki 186 anak tangga yang disebut " Tangga Kematian" .

Seringkali para tahanan akan kelelahan dan ambruk sebelum mencapai puncak tangga. Sehingga beban batu yang mereka bawa jatuh menimpa tahanan-tahanan lain yang mengikuti di belakangnya. Menciptakan efek domino yang mengerikan. Batu-batu yang berat akan menghancurkan anggota tubuh mereka. Begitu banyak orang meninggal di tangga itu setiap harinya.

Terkadang, para penjaga memaksa para tahanan untuk balapan menaiki tangga sembari membawa batu. Mereka yang berhasil lolos dari " ujian" itu kemudian akan ditempatkan di tepi tebing yang disebut " The Parachutists Wall" .

 tangga kematian

Di spot itulah kemudian mereka akan diberikan pilihan, ingin ditembak atau mendorong tahanan lain di depannya hingga jatuh dari tebing. Ada beberapa tahanan yang tidak kuat menanggung siksaan di kamp, sehingga dengan sengaja bunuh diri melompat dari tebing tersebut.

Saat ini, " Tangga Kematian" itu menjadi salah satu situs memorial yang dibuka untuk para wisatawan. Mereka yang ingin mengetahui atau mungkin penasaran dengan sejarah kelam Kamp Mauthausen bisa datang dan merasakan langsung sensasi menaiki dan menuruni tangga-tangga kematian.

Kamp Mauthausen kini banyak ditumbuhi pepohonan dan semak-semak. Sebagian besar situs di kamp ini pun telah tertutupi permukiman penduduk yang dibangun setelah perang. Namun yang menarik, saat ini di sana sudah didirikan sebuah museum dan pusat informasi bagi para pengunjung.

(Sumber: amusingplanet.com)

 

Topik Terkait :

Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal

Jangan Lewatkan