'The Wall of Hives', Suaka Lebah Liar Unik ala China

Tebing penuh dengan kotak madu ini menjadi suaka lebah liar terbesar di dunia.

Ahmad Baiquni
| 21 Agustus 2021 19:08

Dream - Di Cagar Alam Nasional Shennongjia, Provinsi Hubei, Tiongkok, ratusan kotak kayu menggantung rapat di tebing yang curam nan unik. Kotak misterius ini merupakan suaka lebah liar atau rumah bagi lebah madu Asia.

Dinding batu menjadi tempat bersarang favorit bagi keluarga besar lebah. Peternak lebah yang tak kenal takut, rutin mendaki tebing untuk memeriksa sarang dan mengumpulkan madu dengan gendongan.

Mengapa lebah hidup di tebing? Apa yang istimewa dari madu yang dikumpulkan di tebing? Pasti Sahabat Dream penasaran kan, bagaimana madu dikumpulkan dari sarang lebah yang menggantung di tebing berbatu ini.

Dikutip dari Oddity Central, dinding tebing yang hampir vertikal di pegunungan Cagar Alam Shennongjia merupakan rumah bagi lebih dari 700 kotak kayu. Kotak tersebut menjadi salah satu tempat perlindungan lebah liar di Negeri Tirai Bambu itu.

Peternakan lebah telah dilakukan di China setidaknya sejak abad ke-2 Masehi, dan diperkirakansetengah dari pasokan madu dunia berasal dari Asia. Namun, hanya sedikit yang tahu lebih dari 80 persen populasi lebah asli sekarang telah punah.

Apis Mellifera, lebah madu asal Eropa dianggap sebagai penyebab utama penurunan drastis jumlah lebah asli China. Lebah madu itu telah membawa virus dan diketahui menyerang sarang lebah China, serta mengganggu ritual kawinnya.

 

Selanjutnya :

Tempat yang Mengesankan

Topik Terkait :

Potret Rumah 5 Seleb yang Punya Lapangan Golf Pribadi

Jangan Lewatkan