Cerita Turis Asing Ketagihan Nasi Bakar Khas Betawi

Banyak wisatawan mancanegara rela datang berkunjung kembali demi mencicipi masakan tradisional Indonesia yang kaya rempah.

Ratih Wulan
| 9 Januari 2016 18:20

Dream - Salah satu yang menarik dari Indonesia adalah cita rasa kuliner nusantara yang begitu lezat menggoda lidah. Hal itu diakui beberapa wisatawan mancanegara yang rela datang berkunjung kembali demi mencicipi masakan tradisional Indonesia yang kaya rempah.

Selain menyajikan destinasi yang indah, berbagai tempat wisata juga berusaha melengkapi dengan kuliner khas yang istimewa. Seperti strategi yang dilakukan pemilik Kedai Seni Djakarte, Susi Ratnawati dalam menarik wisatawan Kota Tua untuk mengunjungi kafe miliknya.

" Konsep kami sederhana hanya ingin menyajikan makanan Indonesia yang umum dan biasa orang cari. Kebanyakan orang ke sini cari makanan berat seperti ayam goreng, nasi goreng, sate ayam dan sop buntut," ungkapnya saat dijumpai di kawasan Kota Tua.

Menurut perempuan berhijab syari ini, para wisatawan yang datang ke Kedai Seni Djakarte sangat menyukai menu sop buntut dan nasi bakar. Bahkan mereka juga mengakui kelezatan masakan yang sangat identik dengan makanan tradisional Indonesia ini.

" Kalau minuman mereka sangat suka bir pletok karena kami tidak menyediakan minuman beralkohol. Meskipun namanya bir tapi bir pletok tidak mengandung alkohol," imbuh Susi.

Harga makanan pun bervariasi mulai dari Rp19.000 hingga Rp45.000, sehingga membuat para backpacker merasa sangat cocok dengan harga yang ditawarkan. Bahkan mereka rela kembali ke kafenya demi mendapatkan harga terjangkau dibandingkan restoran-restoran lain yang terdapat di sekitarnya.

Selain makanan, kafe yang terletak di samping Museum Wayang ini juga tidak mengalami perubahan sejak awal berdiri. Sehingga makin menarik perhatian turis yang ingin merasakan sensasi Batavia tempo dulu.

Topik Terkait :

Salat Jamaah Perdana Deddy Corbuzier Bersama KH. Ma'ruf Amin

Jangan Lewatkan