Wisata Bangkai Kapal Titanic Dibanderol Rp1,4 Miliar

Baru akan dimulai tahun depan namun tiket turnya sudah habis terjual.

Dwifantya
| 8 Juni 2018 12:28

Dream - Setelah lebih dari 100 tahun berada di dasar Atlantik, kapal Titanic akan menyambut pengunjung tahun depan. Dua operator tur mewah yang berbeda, yakni Blue Marble Private dan The Bluefish, sedang mempersiapkan untuk membawa wisatawan ke reruntuhan bertingkat itu pada 2019.

Blue Marble Private, bekerja sama dengan OceanGate Expeditions, pada awalnya berniat untuk membawa penyelam ke Titanic tahun ini, tetapi terpaksa harus membatalkannya. " Saat menguji kapal selam mandiri yang dibuat untuk perjalanan, petir menghantam air dan merusak lebih dari 70% elektronik di dalam kapal," ujar manajer pemasaran OceanGate, Dana Hall seperti dikutip CNN Travel, Jumat 8 Juni 2018.

Penjelajah akan ambil bagian dalam misi penelitian selama 11 hari, membantu para ilmuwan mengoperasikan sonar, navigasi dan data log. Pengujian sempat tertunda tetapi perusahaan yakin tur akan berlangsung tahun depan. Meskipun tur ini dibanderol US$105.129 atau setara Rp1,4 miliar, tur pertama sudah terjual habis.

Menyelami kerangka kapal Titanic dengan The Bluefish memiliki biaya lebih ekonomis yakni US$59.680 atau setara Rp829 juta. Perjalanan itu sendiri, berangkat dari Newfoundland, akan memakan waktu 13 hari, dengan jadwal enam hari menyelam ke Titanic di submersible. Perusahaan telah mengkonfirmasi pemesanan dengan deposit untuk musim penyelaman 2019-2020.

Timeline untuk menyelam ke Titanic bisa menutup dengan cepat. Para ahli kelautan mengatakan ada mikroba di kapal yang memakan lambung besi dan bangkainya bisa hilang dalam waktu kurang dari 20 tahun.

Jika benar-benar lenyap, sebuah perusahaan di China sedang mengerjakan replika Titanic dan akan menciptakan kembali momen menakutkan yang dilalui kapal pesiar itu saat menabrak gletser.

Topik Terkait :

Tutorial Liga Dangdut Indonesia Audisi Online

Jangan Lewatkan