Wisata Ramadan? Yuk Safari Tarawih di Gedung Agung Yogyakarta

Wisatawan yang berkunjung ke Istana ini harus berpakaian sopan dan bersepatu. Wisatawan yang mengenakan kaos oblong dan memakai sandal tidak akan diperkenankan masuk.

Puri Yuanita
| 19 Juni 2017 11:15

Dream - Dikenal dengan nama Gedung Agung, terletak di pusat keramaian kota. Berada di ujung jalan legendaris Malioboro. Satu dari enam Istana Kepresidenan ini terbuka untuk dikunjungi wisatawan.

" Silakan kalau mau berkunjung. Kalau rombongan kecil, keluarga, bisa langsung datang dan melapor ke pos jaga. Kalau rombongan besar, seperti sekolah, bisa mengajukan surat permohonan. Sekadar untuk koordinasi," tegas Kepala Bagian Tata Usaha Istana Kepresidenan Yogyakarta Budi Nuryanto, SE, dikutip dari keterangan pers tertulis, Senin 19 Juni 2017.

Istana Kepresidenan ini buka setiap hari Senin - Sabtu pukul 09.00 - 15.00 WIB. Hari Minggu dan libur nasional tutup. Tidak ada tiket untuk masuk ke Komplek Gedung Agung yang pernah menjadi kantor dan kediaman Presiden Republik Indonesia Pertama Ir Soekarno saat Ibukota pindah ke Yogyakarta tahun 1946 ini.

Wisatawan yang berkunjung ke Istana ini harus berpakaian sopan dan bersepatu. Wisatawan yang mengenakan kaos oblong dan memakai sandal tidak akan diperkenankan masuk.

Budi menambahkan, Istana Yogyakarta atau Gedung Agung, sama halnya dengan Istana Kepresidenan lainnya yaitu sebagai kantor dan kediaman resmi Presiden Republik Indonesia. Selain itu juga sebagai tempat menerima atau menginap tamu-tamu negara.

Sejak 17 Agustus 1991, istana ini digunakan sebagai tempat memperingati Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan untuk Daerah Istimewa Yogyakarta dan penyelenggaraan Parade Senja setiap tanggal 17 yang dimulai 17 April 1988.

Berkunjung ke Gedung Agung ini, para wisatawan bisa menikmati tempat-tempat bersejarah dan berbagai koleksi benda-benda bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan Istana Kepresidenan ini. Begitu tiba di pos jaga dan mendaftar, akan dipandu pihak protokol untuk berkeliling istana.

Sejumlah lokasi bisa menjadi tempat berfoto yang indah. Misalnya lampu-lampu gantung kuno, patung Gupolo, pilar-pilar di pintu masuk dan taman di depan gedung yang hijau.

Saat menjadi tempat Safari Tarawih Pejabat dan Aparat Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu 14 Juni malam, Istana Kepresidenan ini berubah menjadi arena " foto keluarga" . Para jamaah sholat Tarawih yang datang bersama keluarga bergantian berfoto di ruang depan maupun taman di Komplek Gedung Agung ini.

Itu terjadi karena Budi Nuryanto menyampaikan, silakan kalau ada yang foto-foto di istana ini. Malam itu merupakan kali pertama Istana Kepresidenan Yogyakarta dipakai untuk Safari Tarawih.

" Mungkin bapak ibu baru pertama masuk ke Istana ini. Tadi saya lihat, begitu datang banyak yang berfoto-foto. Monggo. Silakan. Habis sholat Tarawih bisa memilih foto di mana," ujar Budi seperti tahu keinginan para hadirin.

Budi juga menyampaikan gambaran dan sejarah Gedung Agung. Diungkapkannya, pada 6 Januari 1946, Kota Gudeg ini menjadi ibukota baru Republik Indonesia yang masih muda. Dan istana ini menjadi Istana Kepresidenan, tempat tinggal Presiden Soekarno beserta keluarganya.

" Sedangkan Wakil Presiden Mohammad Hatta tinggal di bangunan sebelah utara Gedung Agung yang sekarang ditempati Korem 072/Pamungkas," cerita Budi.

Istana Kepresidenan Yogyakarta juga menjadi saksi peristiwa penting. Di antaranya pelantikan Jenderal Sudirman sebagai Panglima Besar TNI pada 3 Juni 1947 dan sebagai pucuk pimpinan angkatan perang Republik Indonesia pada 3 Juli 1947.

Sejak 17 Agustus 1991, istana ini digunakan sebagai tempat memperingati Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan untuk Daerah Istimewa Yogyakarta dan penyelenggaraan Parade Senja setiap tanggal 17 yang dimulai 17 April 1988.

Wisatawan yang berkunjung ke Istana ini bisa pula menikmati tempat-tempat wisata lain di sekitarnya. Di depan Istana, di seberang jalan ada Museum Benteng Vredeburg, Pasar Beringharjo dan Taman Pintar. Di sebelah Selatan ada Keraton Yogya, Masjid Agung Kauman, dan Kantor Pos Besar.

Ciptakan Maindset Sembuh Untuk Mempercepat Kesembuhan COVID-19

Jangan Lewatkan