7 Fakta Kamar Hotel Ini Bikin Takut Wisatawan

Apa benar seprai putih di kamar hotel benar-benar bersih?

Dwifantya
| 26 April 2018 18:47

Dream - Saat masuk ke kamar hotel, yang jadi perhatian banyak tamu adalah kebersihannya. Seprai putih bersih, kamar mandi tak berbau, handuk lembut dan lantai yang kinclong.

Namun, pernahkah Anda berpikir itu hanya tampilan luarnya saja? Bagaimana dengan kebersihan ratusan orang yang tidur di kamar itu sebelum Anda?

" Jika Anda adalah seorang pelancong yang berpendidikan dan menganggap ada hal terburuk dari setiap kamar hotel, maka Anda harus menyiapkan cairan pembersih kuman agar Anda tenang selama menginap di sana," kata Jennifer Mclaughlin, editor-in-chief dari Los Angeles Travel Magazine, seperti dikutip Bustle.com.

Jennifer juga menyarankan membawa tisu antibakteri, dan mengatakan Anda tidak perlu ragu untuk meminta kamar baru jika kondisi kamar benar-benar buruk.

Berikut beberapa sudut paling kotor di kamar hotel yang penting untuk Anda cek.

1. Karpet kamar

Anda mungkin berpikir, karpet di kamar hotel tempat Anda menginap baru disedot sampai bersih. Tetapi perhatikan, kenapa karpet lantai di hotel selalu berwarna gelap dan bermotif? Itu skema desain yang disengaja untuk menyembunyikan kotoran. Bahkan, travel blogger Luci dan Alicia Peraza mengatakan, beberapa hotel tidak mengganti karpet mereka sesering seharusnya. Jadi mungkin Anda bisa menyiapkan sandal untuk menghindari hal buruk yang terjadi.

2. Bed Cover tidak diganti

Seprai ditukar, begitu juga sarung bantal. Tetapi beberapa hotel tidak mau repot mengganti selimut mereka. Bahkan, selimut yang nyaman dan selimut sutra sekalipun kadang-kadang hanya dicuci dua kali dalam setahun. Duh!

3. Remote TV penuh kuman

Remote TV dalam kamar hotel memang terlihat bersih, tetapi barang itu adalah yang paling jarang mendapat disinfektan. Ini berlaku pula untuk kunci pintu, telepon, dan saklar lampu. " Barang-barang kecil ini jarang mendapat perhatian yang layak, meskipun mereka digunakan oleh hampir setiap tamu," kata ahli perjalanan Kari Cruz, kepada Bustle. " Karena mereka begitu sering digunakan, dan tidak dibersihkan, bayangkan saja orang yang menggunakan itu sebelumnya."

4. Kutu kasur

Ketika Anda sampai ke kamar hotel, selalu ada baiknya untuk memeriksa kutu di tempat tidur, meskipun Anda tinggal di kamar yang mahal. Seperti kata penulis perjalanan Matt Walker dan Zeneba Bowers, kotoran dan serangga di tempat tidur tidak selalu bisa dibasmi. Jadi bahkan ketika Anda berada di ruangan yang bersih, Anda masih tidak bisa menganggap diri Anda aman dari kuman.

5. Gelas hampir tidak pernah dibersihkan

Merasa gelas di kamar hotel Anda bersih? Belum tentu. " Mug dan gelas hotel sering tidak dibersihkan dengan benar," kata Kelsey Blodget, editor eksekutif senior di Oyster.com. " Petugas kebersihan hotel sering hanya membilasnya di wastafel kamar mandi dan mengeringkannya dengan handuk, yang mungkin kotor atau bahkan digunakan untuk mengeringkan permukaan lain di kamar mandi, seperti toilet duduk." Astaga!

6. Air keran

Seperti halnya wastafel, keran di hotel terhubung ke air kota, yang dapat mengandung kotoran seperti timbal, e.coli, dan klorin, menurut Kent Atherton, CEO Bloc Enterprises, pembuat perangkat pemurnian air GoPure Pod portabel. Meskipun Anda tidak harus terlalu paranoid, itu adalah sesuatu yang harus dipikirkan ketika berkumur dengan air dari wastafel.

7. Ada noda di mana-mana

Jika Anda masih penasaran, coba perhatikan lampu-lampu di dalam kamar hotel. Sebuah laporan, oleh ABC News, menemukan noda urine di setiap ruangan yang mereka ambil. Dan ya, ini benar terlepas dari harga atau peringkat hotel.

Beberapa aspek kehidupan hotel mungkin agak menjijikkan, tetapi itu tidak berarti Anda harus membatalkan rencana traveling Anda dan tidak pernah bepergian lagi. Hanya hindari permukaan paling kotor seperti remote TV, teko kopi, dan gelas, agar Anda bisa lebih merasa tenang.

Topik Terkait :

Stimulus Pemerintah Jadi Harapan Pelaku Usaha Industri Pariwisata

Jangan Lewatkan