Ada Hotel Karantina dan Isolasi Covid-19, Apa Bedanya?

Hotel karantina disiapkan untuk WNA yang masuk Indonesia.

Ahmad Baiquni
| 17 Juli 2021 13:10

Dream - Pemerintah telah memperketat syarat bagi pelaku perjalanan internasional menyusul terjadinya lonjakan kasus Covid-19. Pengetatan ini berlaku baik untuk WNA maupun WNI yang akan masuk ke Indonesia.

Mulai 6 Juli 2021, Setiap orang yang masuk Indonesia wajib menjalani masa karantina selama 8 hari. Lama waktu ini diperpanjang dari sebelumnya hanya 5 hari.

Di Indonesia sendiri, ternyata terdapat dua jenis hotel untuk setiap kedatangan di tengah pandemi yaitu hotel karantina dan hotel isolasi. Dua hotel ini ternyata memiliki perbedaan, apa saja itu?

Koordinator Hotel Repatriasi Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia, Vivi Herlambang, menjelaskan terdapat beberapa perbedaan antara kedua jenis hotel ini. Menurut dia, hotel karantina khusus untuk pelaku perjalanan internasional yang saat ini jumlahnya sudah ada 64 hotel.

" Itu berarti tamu hotel karantina sudah dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan uji PCR, sementara hotel isolasi diperuntukkan bagi tamu yang sudah dinyatakan positif Covid-19," ujar Vivi.

Menurut Vivi, untuk menjadi hotel repatriasi (karantina) terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Syarat tersebut seperti merupakan anggota PHRI dan memiliki sertifikat Clean, Healt, Safety & Environment (CHSE) dengan skor 90 atau memuaskan.

" General manager hotel wajib menandatangani surat integritas yang menyatakan sanggup mengikuti aturan," kata dia.

 

Selanjutnya :

Prosedur Karantina di Hotel

Topik Terkait :

BERANI BERUBAH: Bertani di Atas Masjid - Berani Berubah

Jangan Lewatkan