Alasan Kemenpar Tetapkan Soto Jadi Makanan Nasional

Rendang tak dipilih karena budayanya yang kental.

Muhammad Ilman Nafi'an
| 9 April 2018 13:55

Dream - Kementrian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan soto sebagai makanan nasional Indonesia. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan soto dipilih menjadi makan Indonesia karena mudah dijumpai di seluruh Tanah Air. Selain itu, masyarakat juga hampir setiap hari makan soto.

" BeKraf (Badan Ekonomi Kreatif) telah memilih soto. Mengapa soto? Soto itu ada 72 jenis, dimana-mana ada soto," ujar Arief di Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jakarta, Senin, 9 April 2018.

Selain soto, Kemenpar juga memilih empat makanan khas Indonesia sebagai makanan nasional, antara lain, nasi goreng, rendang, sate, dan gado-gado.

 Menpar Arief Yahya berbincang di acara festival kuliner

Arief mengatakan rendang tidak dipilih sebagai makanan utama nasional karena kuliner khas Minang itu lebih kuat terhadap nilai budayanya.

" Rendang itu makanan yang culture value," ucap dia.

Meski demikian, Arief mengakui penetapan soto sebagai makanan nasional akan menimbulkan pro kontra.

" Tapi kalo kita enggak milih, enggak akan punya apa-apa. Kita memiliki terlalu banyak, maka tidak memiliki. Coba sekarang siapa yang bisa jawab, makanan Indonesia apa? Banyak kan?" Maka dipilihlah soto," kata dia.

Topik Terkait :

#MovieTalk Sakral - Perdana Main Film, Olla Ramlan Ketagihan

Jangan Lewatkan