Antisipasi Corona, Menparekraf Alihkan Promosi Wisata Indonesia

Untuk sementara, promosi wisata Indonesia ke Wuhan tidak dijalankan.

Ahmad Baiquni
| 29 Januari 2020 09:09

Dream - Wabah virus corona cukup membuat banyak pihak khawatir. Demikian halnya dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio.

Untuk mengantisipasi masuknya wabah virus corona ke Indonesia, Tama memutuskan mengalihkan fokus promosi pariwisata. Tidak lagi ke China melainkan ke negara-negara yang tidak terdampak virus tersebut.

" Untuk promosi, kami alihkan untuk pasar Wuhan, masih banyak market besar lainnya yang bisa kita ambil seperti Amerika Serikat, Australia, Eropa, New Zealand, dan lainnya," ujar Tama, dikutip dari Liputan6.com.

Tama menegaskan perlu langkah antisipatif dari semua pemangku kepentingan sektor pariwisata. Saat ini, pemerintah meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas orang keluar masuk Indonesia.

Dia juga mengimbau pelaku industri pariwisata, termasuk asosiasi serta dinas pariwisata daerah untuk turut melakukan pemantauan baik di darat, laut maupun udara. Ini untuk menghindari lolosnya pendatang yang terjangkit virus corona sehingga bisa masuk Indonesia.

" Bila menemukan wisatawan yang mengalami gejala-gejala terinfeksi virus corona, antara lain mengeluh sakit, terganggunya saluran pernapasan, pilek, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan demam yang berlangsung beberapa hari, wisatawan tersebut harus langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat," kata Tama.

Lebih lanjut, Tama berharap wabah dapat ditangani sesigap mungkin sehingga situasi bisa kembali normal. Juga agar infeksi virus tidak semakin meluas.

" Mengimbau kepada agen perjalanan wisata agar memperhatikan situasi dan imbauan pemerintah dalam penjualan paket wisata outbond ke China maupun inbound China ke Indonesia," terang Tama.

Sumber: Liputan6.com/Dinny Mutiah

Topik Terkait :

Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya

Jangan Lewatkan