Astronom Temukan Planet Misterius, Diduga 'Kembaran' Bumi

Para ilmuwan masih meneliti apa planet-planet itu tersusun, apakah mirip dengan Bumi atau.....

Puri Yuanita
| 9 Februari 2018 16:15

Dream - Sistem planet bintang GJ 9827, yang berjarak sekitar 100 tahun cahaya dari kita di rasi Pisces, termasuk planet maya yang paling besar dan padat dari kelas super-Bumi yang ditemukan sampai saat ini, menurut sebuah makalah ilmiah hasil penelitian yang baru dilakukan. Oleh tim peneliti yang dipimpin Joanna Johanna Teske dari Carnegie Institution, Amerika Serikat. Informasi baru ini memungkinkan para astronom untuk lebih memahami proses pembentukan planet tersebut.

Di sekitar bintang GJ 9827 sebenarnya terdapat trio planet yang ditemukan dengan bantuan " planet hunter" NASA Space Telescope Kepler, dan ketiga planet ekstrasolar itu berukuran sedikit lebih besar dari Bumi. Namun para ilmuwan masih belum tahu apa planet-planet itu tersusun, apakah mirip dengan Bumi atau lebih dekat dengan komposisi planet gas seperti Neptunus.

Faktanya adalah bahwa menurut praktik pengamatan planet ekstrasurya, jika radius planet ini melebihi 1,7 kali radius Bumi, planet ini lebih mirip planet gas seperti Neptunus. Sementara planet dengan radius yang lebih kecil biasanya berbatu. Planet-planet dari sistem GJ 9827 memiliki dimensi antara -1,64 kal jari-jari Bumi untuk planet b; 1,29 dari jari-jari Bumi untuk planet c dan 2,08 dari radius planet kita untuk planet d. Oleh karena itu, penelitian mereka sangat diminati ilmuwan.

Untuk memperkirakan komposisi substansi planet ini, diperlukan, selain radiusnya, untuk mengetahui diameter - ini memungkinkan kita untuk menghitung ketepatan rata-rata materi, yang dapat memberi tahu banyak tentang sifat bahan planet ini.

Dalam studinya, kelompok Teske menentukan bahwa massa planet b sekitar 8 kali massa Bumi, yang menjadikannya salah satu tanah super paling besar dan padat yang diketahui sains. Massa planet c dan d membentuk 2 dan 4 massa Bumi, masing-masing, walaupun ketidakpastian kedua dimensi ini cukup tinggi.

Data ini menunjukkan bahwa planet d memiliki cangkang gas yang sangat tebal dan menimbulkan pertanyaan tentang keberadaan semacam cangkang gas di sekitar planet c. Namun, pengukuran yang lebih akurat dari massa planet b memungkinkan kita untuk menyimpulkan bahwa planet ini adalah 50 persen besi.

(Sumber: earth-chronicles.com)

 

Topik Terkait :

Menu Unik Saat Sahur Pandji Pragiwaksono

Jangan Lewatkan