Aturan Terbaru Ini Perlu Diperhatikan Jika Ingin Bepergian ke Bali

Aturan ini diberlakukan untuk membuat liburanmu aman.

Ahmad Baiquni
| 10 Januari 2021 13:10

Dream - Bali menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat terhitung mulai 9 Januari 2021, lebih cepat dari instruksi Pemerintah Pusat pada 11 Januari 2021. Ini untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 yang sudah sangat tinggi.

Penerapan PPKM di Bali resmi dituangkan dalam Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2021 tertanggal 6 Januari 2021. Surat itu mulai berlaku pada 9 Januari 2021.

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, meminta masyarakat untuk patuh protokol kesehatan.. Setiap orang, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melanggar ketentuan terkena sanksi sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 serta peraturan perundang-undangan lainnya.

" Khusus untuk Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, selain melaksanakan SE Gubernur Bali, juga berkewajiban melaksanakan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2021 (Covid-19)," ujar Indra.

Bali memang pas untuk liburan. Jika kamu berencana ke Bali dalam waktu dekat, perhatikan enam aturan baru ini.

- Pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang akan memasuki wilayah Bali melalui transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif swab berbasis PCR atau surat keterangan hasil negatif uji rapid antigen paling lama 7 x 24 jam (H-7) sebelum keberangkatan dan mengisi e-HAC Indonesia.

- PPDN melalui transportasi darat dan laut WAJIB menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR atau rapid test antigen paling lama 7 x 24 jam (H-7) sebelum keberangkatan.

- Surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR dan rapid test antigen berlaku selama 14 hari sejak diterbitkan.

- Selama masih berada di Bali wajib memiliki surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR atau hasil negatif uji rapid test antigen yang masih berlaku.

- Khusus anak-anak dengan usia di bawah 12 tahun tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil tes PCR dan antigen

- Bagi PPDN yang berangkat dari Bali, surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR atau rapid test antigen yang masih berlaku dapat digunakan untuk perjalanan kembali ke Bali.

Topik Terkait :

Peran SBY Saat Main Film" The Tomorrow War" Bareng Chris Pratt

Jangan Lewatkan