Ayam Goreng Khas Yogyakarta, Ramaikan Wisata Kuliner Tanah Air

Ayam goreng khas kota para Sultan ini kembali menoreh prestasi.

Ratih Wulan
| 7 November 2017 15:19

Dream - Bagi pecinta ayam goreng pasti sudah tak asing lagi dengan Quick Chiken? Untuk menikmati kerenyahan ayam goreng ini, sekarang tak perlu lagi terbang jauh-jauh ke kota Para Sultan loh.

Pasalnya, sang founder Anny Janti Gorat dan Bedi Zubaedi telah berhasil membuka puluhan gerai baru yang tersebar di 9 kota berbeda. Makanan khas Indonesia yang ada di bawah PT Quick Chicken Indonesia ini kembali menoreh sejarah sebagai 'Pembukaan Gerai Terbanyak dalam Satu Hari'.

Pada 26 Oktober lalu, perusahaan ayam goreng ini kembali berhasil mencatat rekor dunia MURI setelah berhasil membuka 50 gerai secara serentak di 9 kota. Yaitu di Serang, Tangerang, Jakarta, Depok, Karawang, Purwokerto, Yogyakarta, Semarang dan Luwuk.

Pembukaan 50 gerai baru ini, membuat Quick Chicken memiliki 230 gerai per akhir Oktober ini. Sedangkan pada akhir 2017 nanti, Quick Chicken menargetkan akan mencapai hingga 350 gerai. Lalu ditingkatkan lagi pada tahun depan, untuk membuka 700 gerai, sehingga pada akhir 2018 Quick Chicken akan memiliki seribu gerai.

Quick Chicken

Kedua pendirinya, memulai bisnis kulinernya sejak tahun 2000 di Demangan Yogayakrta. Kala itu, ia berkomitmen untuk dapat menyediakan makanan yang bergizi dan bercita rasa tinggi. Namun tetap dijual dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Ayam goreng khas Yogayakarta ini sebelumnya juga sudah pernah memecahkan rekor MURI untuk kategori 'Jumpa Fans Estafet Terbanyak'. Diselenggarakan selama 19 hari di 53 kota, yang bertempat di 118 store di 4 propinsi.

Wisata kuliner, sepertinya tengah menjadi gaya hidup yang menjamur di kalangan sebagaian ebsar masyarakat Indonesia. Membuat bisnis kuliner menjadi industri yang sangat menjanjikan di Indonesia.

Menurut data dari BEKRAF, bisnis kuliner makro melalui sub industri restoran di Indonesia memiliki kontribusi sebesar 209 triliun rupiah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dari sektor ekonomi kreatif. Selain menyumbang PDB Nasional, bisnis kuliner berkontribusi sangat besar dalam menyerap tenaga kerja saat ini, yakni 4,8 juta orang.

 

Topik Terkait :

#KapanLagiKepo - Joko Anwar Ingin Jadi Leonard Cohen

Jangan Lewatkan