Bali Jajaki Potensi Wisata Kesehatan

Didukung 280 RS bersertifikat paripurna dan 30 RS bersertifikat internasional, Bali siap menyambut traveler medis.

Ahmad Baiquni
| 4 November 2020 09:10

Dream - Bali terkenal sebagai destinasi wisata leisure dengan kekayaan alam dan pesona budayanya yang kental. Banyak wisatawan asing menghabiskan waktu untuk berpetualang dan beriteraksi dengan masyarakat Bali.

Kini, Bali mulai menjajaki potensi menjadi destinasi wisata kesehatan. Dengan banyaknya rumah sakit yang terakreditasi, Bali optimis bisa menjadi destinasi wisata kesehatan kelas dunia.

General Manager Indonesia Medical Tourism Board (IMTB) Bali Nusra, Putu Deddy Suhartawan, menjelaskan Bali punya peluang dikembangkan sebagai tujuan wisata medis. Saat ini, di Bali ada 280 rumah terakreditasi paripurna dan 30 rumah sakit terakreditasi internasional.

" Ada satu rumah sakit yang sudah disertifikasi ACHS, Australian Council Health Service. Satu-satunya di Indonesia," ujar Deddy.

Deddy menjelaskan sejak peristiwa Bom Bali I dan II hingga sebelum pandemi Covid-19, Pulau Dewata terus berbenah diri terutama dalam layanan kesehatan. Lambat laun, warga asing kini sudah mau mencoba layanan medis di tengah aktivitas liburannya di Bali.

 

Selanjutnya :

Layanan Kecantikan

BERANI BERUBAH: Warga Makmur ala Lorong Sayur

Jangan Lewatkan