Bandara Kertajati Beroperasi, Malaysia Jajaki Rute Baru

Tourism Malaysia tertarik menawarkan paket wisata ke Majalengka, Cirebon, dan Tasikmalaya.

Ahmad Baiquni
| 16 April 2019 11:11

Dream - Bandara Internasional Jawa Barat yang berlokasi di Kertajati, Majalengka resmi beroperasi sejak Juni 2018. Dibukanya bandara baru ini ditangkap sebagai peluang oleh otoritas pariwisata Malaysia, Tourism Malaysia.

Timbalan Pengarah Tourism Malaysia Jakarta, Haryanty Abu Bakar, mengatakan Malaysia memiliki sejumlah destinasi menarik. Destinasi tersebut menjadi tujuan favorit terutama traveler asal Indonesia.

" Kami baru saja membuka destinasi baru, seperti Malaka, Perak, Pulau Langkawi, Sabah, dan satu lagi itu ada Serawak yang dekat dengan Pontianak," ujar Haryanty saat media Gathering di Ancol Bowling, Jakarta Utara, akhir pekan lalu.

 Tourism Malaysia

Haryanty menjelaskan keberadaan Bandara Internasional Kertajati dapat memberikan dampak sangat besar terhadap perekonomian di daerah sekitar. Terutama di sektor pariwisata di Kabupaten Majalengka, Cirebon, dan Tasikmalaya.

Menangkap peluang tersebut, Haryanty mengatakan pihaknya tengah menjajagi peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Kerja sama ini nantinya diharapkan dapat memberikan dampak positif salah satunya pembukaan rute penerbangan baru Kuala Lumpur-Kertajati.

Hartarty mengungkapkan tiga kabupaten tersebut memiliki destinasi yang menarik dan potensial untuk mendatangkan wisatawan. Menurut dia, destinasi tersebut bahkan laik dipasarkan kepada traveler Malaysia.

 Bandara Kertajati Belum Ada Izin untuk Keberangkatan Ha

Jika terjalin kerja sama, diharapkan terjadi peningkatan jumlah wisatawan asing yang mendarat di Bandara Kertajati. Pun demikian, kerja sama tersebut juga dapat memberikan dampak positif bagi pariwisata Malaysia yaitu meningkatnya kunjungan dari masyarakat Majalengka, Cirebon, dan Tasikmalaya.

Malaysia sendiri, kata Haryanty, juga menargetkan adanya peningkatan pengunjung mencapai 3,6 juta sepanjang 2019. Target ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 3 juta wisman masuk Malaysia.

Laporan: Tri Yuniwati Lestari

Topik Terkait :

Tips Jitu Menyeimbangkan Karier dan Pendidikan Ala Tiffani Afifa

Jangan Lewatkan