Bom Surabaya, 3 Negara Keluarkan Travel Advice

Negara-negara tersebut antara lain Amerika Serikat, Inggris dan Australia.

Dwifantya
| 14 Mei 2018 07:40

Dream - Insiden bom Surabaya yang terjadi pada Minggu 13 Mei 2018, mengakibatkan sejumlah negara mengeluarkan travel advice (saran bepergian) untuk warganya yang berada di Indonesia. Negara-negara tersebut antara lain Amerika Serikat, Inggris dan Australia.

" Pada 13 Mei 2018 ada serangan bom di tiga gereja di Surabaya yang menyebabkan banyak kematian dan cidera. Warga Australia diingatkan akan risiko yang semakin meningkat dari serangan lebih lanjut menjelang dan selama Ramadhan (pertengahan Mei hingga pertengahan Juni 2018). Tingkatan saran kami tidak berubah. Waspada dengan berbagai peringatan di daerah Indonesia, termasuk Bali. Tingkatan saran yang lebih tinggi berlaku di beberapa bagian negara," demikian kutipan dari situs resmi pemerintah Australia, Department of Foreign Affairs and Trade.

Pemerintah Australia juga memaparkan detail travel advice bagi warganya, terutama bagi yang tengah berada di Bali, Surabaya, dan Jakarta. Tiga kota tersebut dianggap memiliki ancaman tinggi teroris.

Bukan hanya Australia, pemerintah Amerika Serikat dan Inggris juga mengeluarkan travel advice bagi warganya yang berada di Indonesia. Kedutaan Amerika Serikat di Indonesia meminta warga AS yang berada di daerah kejadian bom Surabaya untuk mencari tempat perlindungan, melakukan perencanaan keamanan, memperbarui informasi dari media lokal, dan waspada dengan lingkungan sekitar.

Pemerintah Amerika Serikat menyebutkan bahwa travel advice yang dikeluarkan untuk warga negaranya berada di tingkat dua dari empat tingkatan.

Diketahui, Travel advice atau saran bepergian adalah rilisan resmi pemerintah pusat kepada warga negaranya yang sedang atau ingin bepergian ke suatu negara. Travel advice lebih berupa saran mengenai keamanan daerah, nomor penting untuk dihubungi, dan peristiwa terbaru.

 

Topik Terkait :

Istri Bercadar di Bulan Ramadan, Virgoun Bahagia

Jangan Lewatkan