Borobudur, Joglosemar & Wisata Halal Tebar Pesona di Thailand

Sebanyak 25 Kalender Event 2017 di Borobudur dan sekitarnya diluncurkan dalam acara pameran pariwisata Thai International Travel Fair (TITF) 2017 pada 15-19 Februari.

Puri Yuanita
| 20 Februari 2017 15:47

Dream - Candi Borobudur dan destinasi Joglosemar (Jogjakarta, Solo, Semarang) benar-benar " ngebut" menarik wisatawan mancanegara (wisman) di Thailand. Salah satu destinasi prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) itu memperlihatkan keunggulannya dengan meluncurkan 25 Kalender Event 2017 di Borobudur dan sekitarnya dalam acara pameran pariwisata Thai International Travel Fair (TITF) 2017 pada 15-19 Februari 2017 di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok-Thailand.

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar Rizki Handayani didampingi Asisten Manager Promosi PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Ikhsan Tarima memaparkan, 25 event tersebut adalah Tawur Agung Prambanan (27 Maret), Ratu Boko Yoga dan Meditation Day (9 April), Lomba Cipta Kreasi Tari Borobudur (11-12 April), Mandiri Jogja International Marathon (23 April), Borobudur International Conference (6-7 Mei), Borobudur Photo Contest (1-30 Mei), Waisak and Borobudur (11 Mei), Prambanan Music, Art and Culture (20 Mei).

Selain itu ada juga Prambanan International Yoga Day (3 Juni), Borobudur Legoland Festival (15-30 Juni), Sounds of Borobudur Cultural and Music Camp (14-16 Juli), Mahakarya Borobudur Hair Style and Fashion (22 Juli), Borobudur International Festival (28-30 Juli), Prambanan Culinary Festival (12-13 Agustus), Prambanan Jazz (19-20 Agustus), Festival Tari Keraton Nusantara (20-21 Agustus), Ratu Boko Festival (22-24 September), Borobudur and Prambanan Water Color Heritage Exhibition (25 September), 6 Oktober (Festival Gamelan Nusantara and Langen Cerita (6 Oktober), Goowess Bike Tour (28 Oktober), Borobudur Music Performance (28 Oktober), Hari Raya Kebudayaan Borobudur (17-18 Oktober), Jogja International Heritage Walk (18-19 November), Borobudur International 10K (26 November), dan New Years Borobudur Nite (31 Desember).

 TITF

" Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemenpar yang telah mengakomodir dan memberikan arahan di pameran ini, kami akan berusaha terus berkoordinasi dengan tour travel yang melayani wisatawan Thailand menuju ke Joglosemar agar mereka mau hadir ke acara-acara kami, salah satunya dengan pameran ini," ujar Ikhsan Tarima dikutip dari keterangan pers tertulis, Senin 20 Februari 2017.

Menurut Ikhsan, selain memamerkan semua agenda di destinasi prioritas tersebut, pihak Candi Borobudur juga akan bertemu dengan beberapa tokoh agama yang ada di Thailand terkait dengan kedatangannya ke Borobudur.

" Karena secara religi, kaitannya sangat kental destinasi kami ini dengan Thailand. Kami sudah mempersiapkan 25 event itu untuk menjaga konsistensi kedatangan ke Borobudur," ujarnya.

Lebih lanjut Ikhsan mengatakan, pada tahun 2016, Borobudur berhasil mendatangkan sebanyak 2 juta Wisman dan Wisnus yang datang ke salah satu keajaiban dunia tersebut.

" Kita ingin di 2017 ini terus bertambah dan semakin banyak lagi Wisman Thailand yang datang ke destinasi kami," harapnya.

 TITF

Sementara itu, Rizki Handayani menambahkan, bukan hanya umat Budha yang bisa mendatangi Borobudur atau Joglosemar. Seluruh Wisman apapun dan dari manapun bisa menyambangi kehebatan Borobudur dan ketiga kota tersebut. Tidak terkecuali para traveller muslim yang ada di belahan bumi manapun.

Wisata halal, lanjut Rizki, saat ini sudah menjadi gaya hidup. Dan ketiga kawasan tersebut juga memang sedang disetting untuk menjaring wisman asal Timur Tengah yang memiliki spending paling tinggi dan masa tinggal paling lama.

" Jumlah outbound Timur Tengah juga sekitar 120 juta wisman setiap tahunnya. Dan di Kawasan Asia Tenggara, yang terbesar justru di Thailand dan disusul Malaysia," tandasnya.

Umroh Bareng Pasangan, Foto Sweet Selebritis Saat di Mekkah

Jangan Lewatkan