Buka Perbatasan, Malaysia Siap Layani Wisatawan Kesehatan

Malaysia menerapkan protokol penanganan yang ketat demi keselamatan wisatawan.

Ahmad Baiquni
| 28 Juni 2020 13:10

Dream - Malaysia resmi membuka kawasan perbatasan dan menerima wisatawan yang hendak berobat. Keputusan ini ditetapkan oleh Menteri Senior bidang Keamanan, Ismail Sabri Yaakob awal pekan ini.

Dewan Pariwisata Kesehatan Malaysia (MHTC) menyambut baik keputusan tersebut. Keputusan tersebut dinilai sebagai langkah positif bagi ekonomi sekaligus menandai tahap pemulihan yang sudah dimulai pada industri pariwisata kesehatan Malaysia.

" Aspek keselamatan pasien dan pengunjung menjadi prioritas utama kami, akan akan diterapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat," demikian pernyataan MHTC dalam rilis yang diterima Dream.

SOP tersebut berlaku namun tidak terbatas untuk wisawatan kesehatan yang mendaftar melalui MHTC sebelum bepergian ke Malaysia untuk berobat. Saat ini, SOP tersebut masih dalam tahap penyiapan.

Malaysia berhasil menekan angka kasus infeksi Covid-19 berkat manajemen pandemi yang efisien. Hal tersebut meningkatkan kepercayaan publik akan layanan kesehatan sekaligus menguatkan pengakuan Malaysia sebagai World Healthcare Marvel.

" Landasan kuat negara kami dalam kesiapsiagaan menghadapi pandemi telah membuat kami mendapatkan pengakuan global, terutama dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)," demikian pernyataan MHTC.

Lebih lanjut, MHTC berkomitmen untuk terus menguatkan kemampuan bidang kesehatan Malaysia sebagai tujuan layanan berkualitas tingkat dunia. MHTC akan menggiatkan promosi layanan industri yang lebih inovatif.

" Kami akan terus memberi informasi kepada semua pihak tentang langkah-langkah selanjutnya saat kami bersiap untuk menyambut wisatawan layanan kesehatan kembali ke negara kami," bunyi pernyataan tersebut.

 

Topik Terkait :

IEL University Super Series 2021 | Institut Teknologi Sepuluh Nopember - Road To IEL

Jangan Lewatkan