Bukti Vaksinasi Bakal Jadi Syarat Wajib Traveling di Sejumlah Negara

Perusahaan farmasi tengah berlomba-lomba memproduksi vaksin.

Ahmad Baiquni
| 28 Maret 2021 13:11

Aplikasi Digital

Tidak hanya itu, pemegang industri seluler terbesar seperti Apple dan Google juga ikut ambil bagian dalam pem buatannya. Beberapa dari aplikasi tersebut akan dibuat menyatu dengan aplikasi maskapai dan beberapa akan dibuat terpisah.

Aplikasi ini akan berjalan dengan beragam variasi yang berbeda, namun secara umum akan ada input, pemrosesan dan ouput-nya. Output pastinya berupa dokumen yang membuktikan hasil tes dan konfirmasi vaksinasi yang menyatakan seorang boleh melakukan penerbangan. Sedangkan input akan terhubung dengan perusahaan penguji tes, kode QR, atau diperlukannya data atau dokumen yang perlu dilampirkan.

Untuk saat pemrosesan sendiri, maskapai penerbangan dan pemerintah akan melakukan pengecekan dengan sangat baik, bahkan sebisa mungkin sebelum kamu sampai di bandara penerbangan.

Karena pengecekan ini perlu tenaga para pekerja maskapai yang lebih banyak jadi diperlukan pemrosesan terlebih dahulu sebelum sampai di bandara, apalagi bila nantinya orang yang bepergian akan semakin banyak, susah untuk para pekerja menanganinya.

Sistem aplikasi tentunya akan tepat membutuhkan pusat data nyata manusia atau teknologi berbasis analisis AI atau penggabungan keduanya atau mungkin saja ada orang yang membantu mengendalikannya, seperti semacam customer service. Jadi pastikan segala macam dokumen bukti perlu disimpan dengan baik.

 

Selanjutnya :

Proses Maskapai

Topik Terkait :

Merawat Warisan [TEASER]

Jangan Lewatkan