Cuma Butuh 1 Tahun untuk Dapat Izin Tinggal Permanen di Jepang

Para imigran akan diberikan izin tinggal permanen setelah bekerja selama 1 tahun penuh di Jepang. Peraturan baru ini mulai diberlakukan pada bulan Maret 2017 lalu.

Puri Yuanita
| 7 April 2017 16:47

Dream - Kementerian Kehakiman Jepang yang mengawasi para imigran mengumumkan peraturan baru perihal izin tinggal permanen di Jepang. Peraturan baru ini dibuat dengan tujuan menarik dan mempertahankan para pekerja berkualitas dari luar negeri yang bekerja di Jepang.

Para imigran akan diberikan izin tinggal permanen setelah bekerja selama 1 tahun penuh di Jepang. Peraturan baru ini mulai diberlakukan pada bulan Maret 2017 lalu.

Pada peraturan sebelumnya, butuh waktu 10 tahun untuk membuat seorang imigran di Jepang mendapatkan izin tinggal permanen. Namun, pada tahun 2012, Kementerian memperkenalkan sistem berbasis poin yang mempermudah para imigran.

Poin-poin tersebut dapat mempersingkat waktu untuk mendapatkan izin tinggal permanen di Jepang. Bila seorang imigran bekerja di bidang penelitian akademik, teknologi dan manajemen bisnis, mereka akan mendapatkan poin untuk mempersingkat izin permanen menjadi 5 tahun.

 jepang

Perubahan pun semakin berkembang dan mempermudah para imigran. Bagi imigran yang mencetak 70 poin maka hanya membutuhkan waktu 3 tahun. Sedangkan imigran yang berhasil mencetak 80 poin hanya akan membutuhkan waktu 1 tahun untuk mendapatkan izin tinggal permanen di Jepang.

Sistem untuk mendapatkan poin dibagi menjadi beberapa katagori seperti latar belakang akademis, prestasi, karir, gaji, usia, lisensi, posisi dan prestasi khusus.

Contohnya, bila seorang imigran memiliki gelar doktor akan mendapatkan 30 poin sementara imigran yang bergelar master akan diberikan 20 poin.

Contoh lainnya, jika seorang imigran mempunyai gaji per tahun 30 juta Yen maka akan mendaptkan 50 poin. Sementara imigran yang memiliki gaji 25 juta Yen akan mendapatkan 40 poin.

(Sumber: allabout-japan.com/Awalendi E. Pajarini)

Topik Terkait :

BERANI BERUBAH: Gelas Kesuksesan Korban PHK

Jangan Lewatkan