Dulu Dianggap Aib Negara, Kini Jadi Warisan Dunia

Matera menyuguhkan pemandangan kota tua yang cantik.

Ahmad Baiquni
| 5 Agustus 2018 11:10

Dream - Italia punya sejumlah tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah kota kecil di kawasan perbukitan, Matera.

Sebenarnya, Matera punya sejarah yang kelam. Selama berabad-abad, kota ini dianggap sebagai daerah aib bagi Italia.

Dikutip CNN Travel, kota ini terletak 260 kilometer jauhnya dari Napoli. Reputasi Matera cukup buruk akibat kemiskinan.

Penduduknya membuat hunian di gua-gua gelap, mengikuti tradisi leluhur mereka 9.000 tahun lalu. Mereka hidup dalam gua bersama hewan ternak.

Karena lingkungan tinggal mereka tidak higienis, muncul wabah penyakit mematikan. Hingga pada 1950, pemerintah setempat memindahkan secara paksa penduduk Matera.

Dalam beberapa tahun terakhir, kota kuno ini mengalami perubahan drastis. Banyak gua direnovasi menjadi area Instagrammable. Gua-gua itu menjelma menjadi rumah, restoran, toko, serta hotel.

 Matera

Meski demikian, Matera masih mempertahankan pesona murninya dan menawarkan pemandangan kota yang unik. Fotografer asal Roma, Federico Scarchilli, membuat dinding batu di kota itu sebagai subjek proyek fotografi terbarunya.

" Saya mencoba mengeksplorasi batu ini sebagai elemen," kata Scarchilli.

" Saya temukan di Matera, sesuatu yang sangat menginspirasi," lanjut dia.

Pada 1993, UNESCO menetapkan Matera sebagai situs Warisan Dunia. Kota ini dinamai European Capital of Culture 2019 dan menjadi daya tarik wisatawan.

" Matera adalah salah satu kota tertua di Italia yang berasal dari zaman Paleolitik sampai Abad Pertengahan. Kota ini penuh dengan seni, terutama di dalam gereja-gereja batunya," ungkap Scarchilli.

 Matera

Berusia ratusan tahun, gereja-gereja berbentuk gua ini dihiasi dengan lukisan penuh warna yang menggambarkan adegan-adegan Alkitab. Scarchilli juga merekomendasikan untuk melihat panoramanya dari Murgia, sebuah bukit di seberang jurang Matera.

Proyek Scarchilli berikutnya akan mendokumentasikan ruang-ruang keagamaan di seluruh Italia. Dia berencana untuk memeriksa bagaimana budaya dan ideologi yang berbeda telah menyebar ke seluruh negeri.

" Ini benar-benar kota yang menakjubkan jika Anda suka sejarah dan jika Anda menyukai sesuatu yang berbeda, karena aku pikir Matera, itu cukup unik," tambah Scarchilli.

Laporan: Rahma Yulius

Topik Terkait :

Jokowi Kunjungi Papua Resmikan Monumen Kapsul Waktu

Jangan Lewatkan