Gebyar Wisata 2017 Bukti Bahwa Bali Masih Aman

"Pariwisata di Bali masih aman, jadi jangan ragu berwisata di Pulau Dewata," kata Koordinator Gebyar Wisata 2017, I Gusti Agung Ngurah Kertiyasa.

Puri Yuanita
| 11 Oktober 2017 10:19

Dream - Siapa bilang Bali sudah tidak aman? Destinasinya tidak nyaman untuk dikunjungi? Sampai sekarang, Bali tetap aman. Tetap ramai wisatawan. Tengok saja aktivitas yang digelar DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Bali, pada 6-8 Oktober 2017 lalu. Even pameran Gebyar Wisata 2017 di Beachwalk Kuta itu ramai dikunjungi wisatawan.

Setiap harinya, even itu sukses mendatangkan 40 ribu pengunjung. Total, ada 120 ribu pengunjung yang membanjiri Gebyar Wisata 2017 di periode 6-8 Oktober.

" Even itu sudah menggambarkan kalau Bali ini aman. Bahkan jika diperlukan tamu yang terkena dampak akan kita carikan hotel di tempat lain yang lebih aman. Paling tidak apa yang ada sekarang itu yang kita garap di Bali," kata Ketua DPD Putri Bali I Gusti Agung Ayu Inda Trimafo Yudha, dikutip dari keterangan pers tertulis, Rabu 11 Oktober 2017.

Ini sekaligus menepis banyaknya informasi menyesatkan atau hoax yang beredar. Informasi bohong yang menyebutkan bahwa erupsi Gunung Agung sudah dalam level membahayakan. Dari paparannya, tidak ada dampak langsung dari kenaikan status Gunung Agung menjadi Siaga terhadap kawasan wisata sekitar Kuta.

Karena dari pemaparannya, lokasi wisata di daerah tersebut jauh dari Gunung Agung. Begitu pula kondisi Bandara Internasional Ngurah Rai yang jaraknya juga jauh dari Gunung Agung. Hingga saat ini, aktivitas penerbangan normal. Jadi, tidak ada alasan untuk khawatir dengan keselamatan berwisata di Bali.

" Tempat wisata di Bali seperti Tanah Lot, Uluwatu, Danau Beratan Bedugul, Istana Tampak Siring, Bali Safari dan Marine Park, Garuda Wisnu Kencana, Pantai Sanur, Tanjung Benoa, Goa Gajah, Kawasan Nusa Penida, Pantai Kuta, dan lainnya aman. Tolok ukurnya kesuksesan Gebyar Wisata ini. Kita bangun image Bali aman dan masih siap menerima kunjungan wisatawan," ujarnya.

Di kesempatan terpisah, Koordinator Gebyar Wisata 2017, I Gusti Agung Ngurah Kertiyasa yang juga Sekretaris I DPD Putri Bali mengatakan selama tiga hari berlangsung, 16 partisipan yang juga anggota Putri Bali mengaku sangat puas dengan dengan penyelenggaraan event tahun ini. Dan berharap bisa terus mengubah mindset masyarakat serta mengekspos pariwisata di Bali yang tidak kalah indah dengan luar negeri.

" Ini juga sebagia ajang bagi 15 tenant objek wisata seperti dari kebun binatang, adventure company, kopi luak, tempat hiburan dan pariwisata di Bali untuk bertemu dengan direct market. Harapan kita gebyar ini akan dilakukan rutin tapi dengan tematik berbeda, karena banyak objek wisata di Bali yang tidak terekspos," katanya.

Agung Ngurah mengaku optimistis pasca kesuksekan Gebyar Wisata 2017 akan memberikan dampak pemberitaan serta menegaskan bahwa pariwisata di Bali masih aman, meskipun Gunung Agung berstatus awas.

" Sekaligus ini menjadi jawaban bahwa pariwisata di Bali masih aman, jadi jangan ragu berwisata di Pulau Dewata," ajaknya.

(Sumber: Kementerian Pariwisata)

Pengakuan Ashanty Hampir Berpisah Dari Anang Hermansyah

Jangan Lewatkan