Geger Penampakan Graffiti Misterius di Atas Gurun Terpencil

Hingga saat ini, belum ada satupun orang yang mengklaim bertanggung jawab atas gambar misterius itu. Ini tetap menjadi salah satu misteri besar dunia yang belum terpecahkan.

Puri Yuanita
| 3 Maret 2016 20:10

Dream - Pada bulan Juni 1998, seorang pilot lokal terbang di atas gurun terpencil Australia Selatan dan menemukan sebuah gambar besar sosok misterius berwujud pria pemburu Aborigin dengan tongkat yang siap dilempar dari tangannya. Gambar ini terlihat sekitar 60 km di sebelah barat kota Maree.

Gambar tersebut berukuran tinggi 4,2 km dengan perimeter 28 km. Menjadikannya salah satu geoglyph tunggal terbesar di dunia. Wujudnya begitu besar sehingga hanya bisa dilihat secara utuh dari ketinggian 3.000 kaki.

Tidak seperti kebanyakan geoglyph di seluruh dunia yang diciptakan oleh peradaban kuno, 'Maree Man' justru ditemukan di zaman modern, diukir tidak lebih dari 18 tahun lalu.

Diperkirakan gambar tersebut diciptakan dari gesekan vegetasi dan tanah menggunakan alat semacam buldoser, dan memakan waktu 4 hingga 8 minggu untuk menyelesaikannya.

Tampaknya itu dibuat secara rahasia, tak ada yang pernah mendengar atau melihat siapa yang membuatnya. Hingga saat ini, belum ada satupun orang yang mengklaim bertanggung jawab atas gambar misterius itu. Ini tetap menjadi salah satu misteri besar dunia yang belum terpecahkan.

Namun beberapa waktu belakangan, beredar kabar jika sosok 'Maree Man' tersebut diciptakan oleh orang-orang Amerika Serikat. Beberapa teori menyebutkan bahwa Maree Man adalah hadiah perpisahan dari prajurit Amerika yang berbasis di Australia Space Research Institute at Woomera.

Sementara teori lain menyebutkan bahwa gambar misterius itu merupakan karya dari Angkatan Pertahanan Australia. Terlepas dari kemisteriusannya, keberadaan gambar tersebut dikeluhkan oleh Suku Dieri, suku lokal di wilayah itu. Pasalnya, keberadaan graffiti tersebut dianggap sebagai bentuk 'vandalisme lingkungan'. Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Lingkungan Australia.

Kini, akses ke daerah tempat graffiti 'Maree man' berada ditutup sementara. Namun orang masih dapat menyaksikannya melalui udara.

 

(Sumber: Amusingplanet.com/Foto: news.com.au)

Topik Terkait :

Representasi Feminisme Versi Barli Asmara

Jangan Lewatkan