Hadiri Acara Kahiyang, Para Pejabat Menginap di Hotel Syariah

Beberapa tamu undangan yang datang dari kalangan ulama, pejabat dan politisi memilih menginap di hotel-hotel yang ada di Solo hingga hari H pernikahan Kahiyang-Bobby.

Puri Yuanita
| 7 November 2017 16:21

Dream - Tanggal 7 dan 8 November 2017 menjadi hari paling membahagiakan bagi keluarga Presiden Joko Widodo. Pasalnya di dua hari tersebut, serangkaian prosesi pernikahan putri presiden, Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution digelar.

Dimulai dengan prosesi siraman yang dilaksanakan hari ini, Selasa 7 November hingga Ijab Kabul dan resepsi pernikahan yang bakal digelar esok hari, Rabu 8 November.

Menyambut hari pernikahan Kahiyang-Bobby, para tamu undangan dari berbagai kalangan pun rupanya telah bersiap. Bahkan ada yang sudah hadir di Solo sejak jauh-jauh hari.

Beberapa tamu undangan yang datang dari kalangan ulama, pejabat dan politisi memilih menginap di hotel-hotel yang ada di Solo hingga hari H pernikahan Kahiyang-Bobby. Salah satu hotel yang cukup laris dipilih adalah Syariah Hotel Solo.

SHS

Bahkan menurut Public Relations Manager Syariah Hotel Solo, Paramita Sari Indah W, perhelatan pernikahan putri Jokowi berdampak sangat signifikan pada tingkat okupansi atau keterisian di hotelnya.

" Dibandingkan periode sama bulan lalu, okupansi kami meningkat 50 persen. Peningkatan ini mulai terlihat akhir Oktober lalu," katanya, dikutip dari keterangan pers tertulis, Selasa 7 November 2017.

Mita pun menerangkan, puncak okupansi terjadi pada tanggal 7-8 November 2017 yakni mencapai 92 persen dari 360 kamar. Sementara untuk periode peak season event mantu Jokowi sendiri yakni tanggal 1-9 November 2017.

SHS

" Rata-rata tingkat okupansi pada periode 1-9 November 2017 adalah 65 persen. Sedangkan pada periode 1-9 Oktober 2017 hanya 12 persen. Jadi kami mengalami peningkatan 50 persen dalam 9 hari tersebut," terangnya.

Mita pun membenarkan jika banyak tamu undangan pernikahan Kahiyang-Bobby yang menginap di hotelnya. Sebagian besar, katanya, merupakan anggota paspampres dan para ulama.

Selain itu, ada juga para pejabat dan politisi ternama. Seperti Ketua MPR RI Periode Oktober 2004-2009, Hidayat Nur Wahid; Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) sekaligus Ketua PSSI, Edy Rahmayadi; adapula anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) sekaligus Ketua MPR RI periode 8 Juni 2013-1 Oktober 2014, Sidarto Danusubroto.

#KapanLagiKepo - Joko Anwar Ingin Jadi Leonard Cohen

Jangan Lewatkan