Hati-hati, Ini 5 Benda Paling Jorok di Kamar Hotel

Staf hotel biasanya tidak punya banyak waktu untuk membersihkan kamar.

Dwifantya
| 4 Mei 2018 16:40

Dream - Ketika kamu memesan kamar hotel, kamu tidak akan bisa memilih satu dari ratusan kamar yang ada di sana. Sementara ratusan atau bahkan ribuan orang pernah menginap di kamar yang kamu tempat itu sebelumnya.

Bukan tidak mungkin tamu sebelumnya meninggalkan kuman, tetapi yang lebih mengejutkan adalah ketika kamu mengetahui di mana kuman tersebut bersembunyi.

Sebanyak 14 hingga 16 kamar yang dibersihkan dalam shift delapan jam, staf hotel biasanya tidak punya banyak waktu untuk membersihkan kamar, seprei dan peralatan dari atas ke bawah, kira-kira 30 menit, atau kurang saat hotel sedang ramai.

Itulah mengapa penting untuk mengetahui barang-barang apa saja di dalam kamar hotel yang berpotensi penuh dengan kuman dan jarang sekali dibersihkan petugas hotel. Berikut lima item di kamar hotel yang harus diwaspadai kebersihannya, seperti dikutip Huffington Post Travel.

1. Remote TV

Memiliki akses ke saluran TV premium di kamar hotel tentu sangat menarik. Saat bersiap untuk jalan-jalan di pagi hari maupun saat malam setelah pulang berjalan-jalan, siaran televisi pasti akan selalu menemanimu. Apa pun itu, remote TV kemungkinan besar kotor. Ratusan tangan telah menyentuh perangkat itu, dan mungkin tidak sempat dibersihkan oleh staf hotel.

Jim Inglis, direktur program Valencia College untuk perhotelan, mengatakan kepada Click Orlando pada 2015 bahwa remote TV biasanya ada pada urutan No. 1 pada daftar tempat paling kotor di kamar hotel Anda.

Itu sama dengan temuan tim peneliti dari Universitas Houston, Universitas Purdue, dan Universitas Carolina Selatan. Setelah menguji berbagai permukaan di kamar hotel di Texas, Indiana dan South Carolina, para peneliti melaporkan pada 2012 bahwa sama dengan toilet dan wastafel kamar mandi, remote TV mengandung kontaminasi bakteri yang tinggi.

2. Bed Cover

Staf biasanya mengganti seprai kamar hotel, tetapi pergantian tamu bisa begitu cepat sehingga mencuci selimut besar tidak semudah itu. Saat kita tidur, kita melepaskan minyak tubuh dan menumpahkan serpihan kulit, yang bisa masuk ke seprai bersama dengan bakteri yang mungkin kita bawa.

Kelly Reynolds, seorang profesor kesehatan lingkungan di University of Arizona, mengatakan kepada majalah Time untuk artikel di bulan Februari bahwa jika kamu ingin menjauhi kuman di tempat tidur, menyingkirkan selimut adalah awal yang baik.

" Taruhan terbaik Anda adalah menghindari kontak," katanya. “ Banyak orang akan merekomendasikan hanya melipat seprai ke belakang atau melemparkannya ke kursi dan tidak menggunakannya saat Anda di sana.”

Reynolds juga mengatakan karpet bisa memiliki banyak kuman, jadi bawalah sandal.

3. Gelas 

Banyak hotel sekarang menyediakan gelas plastik untuk tamu mereka. Namun, jika kamar hotel kamu menyediakan gelas kaca, apalagi gelas tersebut ditaruh di kamar mandi, sebaiknya pertimbangkan lagi untuk memakainya.

Penelitian pada 2018 menegaskan bahwa pembilasan toilet dapat mencemari banyak permukaan lain di dekatnya. Reynolds mengatakan pada Time bahwa jika gelas kaca tidak disterilkan dengan disinfektan, bukan hanya dibersihkan dengan kain kering, maka bisa menjadi tempat kuman.

Terlebih lagi, investigasi pada 2008 tentang kebiasaan pembersihan hotel oleh ABC15 dari Arizona menemukan bahwa 11 dari 15 hotel yang diuji di seluruh negeri tidak mencuci gelas kotor di kamar hotel. Ember es mungkin membutuhkan pembersihan yang layak juga. Pada 2007, Condé Nast Traveler menemukan bakteri E. coli di ember es yang diuji dari kamar hotel.

4. Lampu atau Saklar Lampu

Tim peneliti yang menemukan bakteri pada remote TV, juga menemukan kontaminasi bakteri yang besar pada saklar lampu samping tempat tidur di banyak kamar hotel. Demikian pula, seperti dijelaskan HuffPost pada Maret, sakelar lampu, terutama di kamar mandi, rentan untuk mengumpulkan bakteri karena banyak tangan yang menyentuhnya.

5. Alat Kebersihan yang Digunakan Staf Hotel

Sebelum kamu berkata, " Mereka tidak di kamar saya untuk waktu yang lama," dengarkan kami.

Tim penelitian yang dipimpin University of Houston menemukan bahwa selain remote, saklar lampu dan toilet, gerobak kebersihan yang digunakan staf hotel juga memiliki banyak bakteri. Astaga!

Karena tim cleaning service harus membersihkan banyak ruangan dalam sehari, ada risiko kontaminasi silang. Pel, spons dan handuk kotor dapat membantu perjalanan kuman dari satu ruangan ke ruangan lain. Jadi mungkin kamu bisa membawa tisu anti-bakteri untuk membersihkan permukaan-permukaan di kamar hotelmu.

Topik Terkait :

Wisatawan Nusantara Mampu Pulihkan Pariwisata Terdampak Pandemi

Jangan Lewatkan