Yang Bikin Tour de Jakarta Lebih Istimewa

Berbagai persiapan dilakukan untuk menyukseskan Tour de Jakarta, dari mulai pengalihan jalur hingga hingga penutupan jalan-jlan berlubang.

Ratih Wulan
| 26 Juli 2016 19:20

Dream - Berbeda dengan pelaksaan lomba balap sepeda di daerah, Tour de Jakarta, akan dilangsungkan di tengah-tengah jalanan ibukota. Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kementrian Pariwisata, Raseno Arya, menyatakan bahwa pembalap akan melintas sebanyak 13 putaran di sepanjang Jalan Thamrin dan jalan Jendral Sudirman.

Menurut Raseno, ruas jalanan ini dianggap sebagai rute paling aman dan tepat untuk mempromosikan berbagai jalanan strategis di Jakarta. Selain itu, ruas jalan ini juga memiliki keunggulan dibandingkan negara lain.

" Lihat saja kalau malam, jalanan kita indah luar biasa diterangi kerlap-kerlip lampu dari berbagai gedung tinggi. Bahkan lebih indah dibanding Singapura," ungkap Raseno saat pembukaan Tour de Jakarta di kawasan Thamrin Jakarta Pusat, Selasa 26 Juli 2016.

Ikatan Penggiat Olahraga Sepeda Indonesia (IPSI), sebagai pihak penyelenggara, mengungkapkan, acara ini sebenarnya sudah digelar sejak tahun 1994. Seteh 12 tahun berselang, mereka akhirnya terisnpirasi dari penyelenggaraan Tour de Singkarak, Flores, Banyuwangi, dan lainnya, sehingga akhirnya memakai nama yang serupa.

Sejauh ini, persiapan lintasan sudah mencapai 90 persen. Setelah melalui hasil pemeriksaan, berbagai jalan berlubang di dekat Bundaran HI dan Grand Indonesia akan ditutup untuk keamanan para peserta.

" Sudah dicek dari UCI agar diperbaiki yang bolong-bolong. Jalanan saat ini memenuhi syarat, lubang bukan jalan rusak tapi karena pembangunan MRT," imbuh Raseno.

Pelaksaan even semacam ini dinilai sangat positif, selain mendorong angka kunjungan wisatawan, berdampak juga pada perbaikan jalan yang semakin mulus. Serta pelestarian budaya dan kuliner Betawi yang akan ditampilkan di samping Monumen Nasional (Monas).

" Kegiatan diadakan pada hari Sabtu (30 Juli 2016). Walaupun libur kantor biasanya di Jalan Sudirman - Thamrin agak padat. Nanti titik-titik tertentu akan diadakan pengalihan arus. Busway masih tetap jalan dan jalur jalan lambat masih dapat digunakan," pungkas dia.

BERANI BERUBAH: Tour Guide Jadi Bos Pecel - Berani Berubah

Jangan Lewatkan